Polda NTT Harus Tangkap Tersangka Pengeroyokan Wartawan di Malaka

oleh -176 views
Kondradus Yohanes Klau, S.Pd., M.Sc

MALAKA, suluhdesa.com – Salah seorang pendiri Garis Depan (GARDA) Malaka, Kondradus Yohanes Klau, S.Pd., M.Sc, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menangkap para tersangka pengeroyokan terhadap Wartawan Media Online Gardamalaka.com, Yohanes Seran Bria alias Bojes.

Hal ini dikemukannya saat dijumpai tim media, Senin (09/11/2020) di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Saya meminta Polda NTT segera tangkap tersangka pengeroyokan Wartawan Gardamalaka.com di Malaka,” desaknya.

Menurutnya, jika para tersangka tidak ditahan segera maka mereka bisa saja mencari jalan untuk melarikan diri.

Baca Juga:  Semua Masyarakat di Insana Utara akan Memenangkan Paket KITA SEHATI

Kasus ini sebelumnya ditangani Polres Malaka. Akan tetapi, karena alasan Pilkada, Polres Malaka melimpahkan kasus ini ke Polda NTT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini video asli sebagai bukti petunjuk sudah diserahkan Tim Kuasa Hukum kepada Polisi. Semua bukti pun sudah lengkap.

Dari video yang beredar luas, disaksikan bahwa telah terjadi pengeroyokan terhadap Wartawan Gardamalaka.com.

Baca Juga:  Ketum PPWI: Dewan Pers Ibarat Kambing Bandot yang Sedang Birahi

Menurut dia, pengeroyokan yang dilakukan para tersangka adalah murni pidana umum sehingga wajib ditindaklanjuti Polda NTT. Tidak ada lagi alasan Polda NTT berlama-lama.

Alumnus Universitas Timor ini khawatir, jika Polda NTT berlama-lama, maka para tersangka bisa minggat dari bumi Malaka.

“Saya mewakili rekan-rekan Pendiri Garda Malaka meminta Polda NTT segera tangkap para tersangka,” tegas anggota Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) ini.

Terpisah, Tim Hukum Bojes, Yulianus Bria Nahak, S.H., M.H, ketika ditanyai terkait pelimpahan kasus ini ke Dirkrimum Polda NTT, dirinya mengatakan bahwa menghormati prosesnya dan harapannya agar Polda NTT segera tangkap tersangka, karena bukti otentik yg dimintai sudah diserahkan semuanya sebelum kasus ini dilimpahkan ke Polda NTT.

Baca Juga:  Peduli Pendidikan, Satgas Yonif 132/BS Jadi Guru di Perbatasan RI-RDTL

“Kita akan kirim surat ke Polres Malaka, nanti tembusannya ke Polda NTT, minta pertanggungjawaban dari Polres Malaka dan Polda NTT agar kasus ini sesegera mungkin dituntaskan,” pungkasnya. (MSD/Tim)