oleh

Kampanye di Kefa Utara, KITA SEHATI akan Libatkan Lembaga Adat

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu melakukan kampanye terbatas pada Jumat (06/11/2020) di Tapenmasu, Kelurahan Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Cabup TTU Kristiana Muki dan Cawabup TTU Yosef Tanu dalam kesempatan melakukan kampanye terbatas disambut dengan sangat meriah oleh ratusan masyarakat Tapenmasu, Kelurahan Kefamenanu Utara. Masyarakat bersiap menjemput kedua idola politik pada pukul 18.00 Wita di Cabang Peboko. Rombongan Cabup Kristiana Muki dan Cawabup Yosef Tanu kemudian mengikuti sejumlah sepeda motor yang melakukan konvoi keliling Kelurahan Kefamenanu Utara.

Pantauan Media SULUH DESA, masyarakat sangat antusias menerima kehadiran Kristiana Muki dan Yosef Tanu. Masyarakat yang tidak ikut konvoi berdiri di pinggir jalan dan meneriakkan nomor 1 sebagai isyarat mendukung Paket KITA SEHATI. Sementara itu masyarakat yang tergabung dalam konvoi terus meneriakkan nomor satu sambil mengangkat bendera Partai Nasdem.

Tiba di depan tenda kemenangan, tetua adat telah menanti untuk menyambut kehadiran Cabup TTU Kristiana Muki dan Cawabup TTU Yosef Tanu. Tetua adat yang diwakili oleh Stefanus Lake menuturkan takanab dalam bahasa Dawan. Sedangkan mama-mama segera maju mengalungkan selendang kepada Kristiana Muki dan Yosef Tanu. Kemudian kedua jagoan Pilkada TTU itu dihantar masuk ke dalam tenda kemenangan dengan tarian.

Reno Silla selaku master of ceremony (MC) mempersilahkan Kristiana Muki dan Yosef Tanu untuk menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat sebagai tanda hormat dan sekaligus undangan untuk menghadiri pesta Pilkada TTU. Kemudian tetua adat juga menyerahkan kabi nok tua kepada Kristiana Muki dan Yosef Tanu sebagai tanda terima akan kehadiran keduanya di tengah masyarakat Kelurahan Kefamenanu Utara.

Anggota DPRD TTU Oktovianus Sasi dalam orasi politiknya menyebut pemimpin yang berkualitas adalah orang yang meyakinkan masyarakat terhadap pilihannya bukan membicarakan keburukan orang lain.

“Kalau mau jadi pemimpin, datang bertemu masyarakat harus berbicara soal visi dan misi. Jangan datang dan berbicara soal keburukan orang lain. Itu tanda-tanda orang stress, orang frustasi, dan orang yang mulai gelisah karena mulai merasakan kekalahan. Dan kalau orang berbicara soal pembangunan TTU yang gagal, itu hanya tipuan belaka untuk memutar balikkan fakta. Bapak Ray Fernandez sudah berbuat banyak untuk TTU. Kita lihat saja Program PKP, Program BERARTI dan banyak lagi yang lainnya yang dikerjakan oleh Bapak Ray Fernandez. Lalu berkaitan dengan Tenaga Kontrak Daerah, jangan percaya orang yang datang dan berjanji akan menaikkan gaji Teko menjadi 1.950.000 rupiah itu penipuan. Bagaimana mau menaikkan gaji kalau gaji 1.250.000 saja dia tolak. Oleh sebab itu, mari kita satukan pilihan karena sudah saatnya Timor Tengah Utara memiliki pemimpin perempuan. Mama-mama harus bersatu memenangkan Mama Kristiana Muki di Pilkada TTU tanggal 9 Desember mendatang,” tegas Oktovianus Sasi.

Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dalam memaparkan visi dan misi Paket KITA SEHATI menjelaskan berbagai macam program yang bakal dikerjakan kelak bila terpilih nanti.

“Kita akan melibatkan lembaga adat untuk penyelesaian masalah-masalah sosial. Contohnya masalah batas tanah kalau sudah ada sopi dan sirih pinang yang dibawa ke hadapan tetua adat maka tidak ada yang akan melanggarnya. Karena orang Timor sangat menghargai adat sehingga lembaga adat adalah modal sosial untuk penyelesaian masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Dan berkaitan dengan pendidikan akan kita tingkatkan mutunya dengan memasang WiFi untuk setiap sekolah yang sudah terjangkau jaringan internet. Masa pandemi covid-19 memaksa kita untuk melakukan pemasangan WiFi di setiap sekolah karena anak-anak harus belajar secara daring. Dan juga untuk guru-guru komite yang jam mengajarnya mencapai 16-20 jam akan kita angkat menjadi kontrak daerah. Dan juga kita akan mengaktifkan kembali PAUD di setiap desa. Kalau menyangkut infrastruktur, kita masih kekurangan 400 kilometer jalan raya yang belum diaspal sehingga kita yakin bahwa dalam lima tahun kepemimpinan akan kita selesaikan,” ujar Cawabup TTU Yosef Tanu.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dalam orasi politiknya menjelaskan spesimen surat suara yang bakal digunakan dalam pencoblosan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Kalau nanti kita diberi satu kertas macam ini, kita hanya perlu cari yang nomor urut satu dan coblos di situ. Kemudian untuk orang tua saya yang matanya mulai rabun dan tangannya mulai gemetaran harus minta pendamping. Dan kalau di dalam bilik, beritahu pendamping untuk mencoblos hanya pada gambar perempuan yang ada surat suara. Di situ hanya ada satu perempuan sehingga tidak sulit untuk menemukannya. Coblos saja di telinganya supaya esok jika terpilih bisa mendengarkan keluhan masyarakat atau coblos di matanya supaya bisa melihat penderitaan masyarakat,” pungkas Kristiana Muki. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed