oleh

Sambut Paket KITA SEHATI, Ratusan Masyarakat Biboki Anleu Konvoi Keliling

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1, Kristiana Muki, melakukan kampanye terbatas di Kecamatan Biboki Anleu pada Rabu (04/11/2020). Dalam kesempatan ini Kristiana Muki berkampanye di empat titik antara lain Desa Ponu (Kampung Baru), Desa Ponu (Klatun), Desa Kotafoun, dan Desa Nonotbatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dijemput oleh masyarakat pendukung Paket KITA SEHATI yang ada di Kecamatan Biboki Anleu pada pukul 10.30 Wita. Seluruh pendukung menunggu kedatangan Paket KITA SEHATI di Oefatu. Masyarakat menjemput kedua idola Pilkada TTU dengan menuturkan takanab dan pengalungan selendang oleh mama-mama. Sementara remaja putri yang juga mendukung Paket KITA SEHATI membawakan tarian Likurai.

Rangkaian acara di Oefatu dilanjutkan dengan konvoi sepeda motor dan mobil di sepanjang jalan raya menuju Kantor Camat Kecamatan Biboki Anleu. Barisan sepeda motor mengepalai konvoi dan mobil serta truk yang ditumpangi masyarakat turut dari belakang. Klakson mobil dan knalpot sepeda motor terdengar memekik di sepanjang jalan sehingga mengundang perhatian masyarakat untuk menonton konvoi Paket KITA SEHATI.

Kristiana Muki disambut di titik pertama, Kampung Baru pada pukul 11.00 Wita. Sedangkan di Klatun, kampanye dimulai pada pukul 13.00 Wita. Selanjutnya di Desa Kotafoun, Calon Bupati TTU Kristiana Muki disambut pada pukul 16.15 Wita. Kemudian mengakhiri kampanye terbatas untuk Kecamatan Biboki Anleu di Desa Nonotbatan pada pukul 19.00 Wita.

Dalam pemaparan visi dan misi Paket KITA SEHATI, Calon Bupati TTU Kristiana Muki mengatakan bakal mendorong pemuda-pemuda Pantura untuk mengikuti pelatihan dan juga anak-anak yang putus sekolah untuk ikut pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

“Pemerintah akan sediakan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk anak-anak yang putus sekolah supaya bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah.  Kita berikan pelatihan untuk penjahit dan asisten rumah tangga. Sehingga kemudian pemerintah bakal membantu menyediakan dana modal untuk mereka sehingga bisa membuka usaha atau mereka yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga bisa dibekali dengan pengetahuan yang baik. Kita juga akan mendorong pemuda di Pantura untuk masuk dan magang bersama dengan orang yang punya kapal sendiri sehingga bisa mendapatkan pelatihan. Sehingga kemudian mereka bisa mendapat pekerjaan dengan bermodalkan pelatihan yang sudah diperoleh,” ujar Kristiana Muki.

Meyakinkan pendukung Paket KITA SEHATI, Kristiana Muki menginformasikan data hasil poling sementara yang menempatkan Paket KITA SEHATI pada posisi paling atas.

“Saya sangat optimis bahwa Paket KITA SEHATI bakal menang dalam Pilkada TTU tanggal 9 Desember nanti. Hal ini terbukti dari hasil poling yang dilakukan oleh paket lain dan kita mendapatkan posisi paling atas dengan rentang yang cukup jauh. Bahwa dalam hasil poling, Paket KITA SEHATI mencapai 51 persen dan dua paket yang lain masih bertengger di kisaran 10 persen sampai 20 persen. Jadi kita mestinya berpikir untuk memilih orang yang sudah pasti menang. Kemudian jika dibandingkan, pemilih perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Jumlah pemilih perempuan sebanyak 87 ribu pemilih dan laki-laki hanya 85 ribu pemilih. jadi, kalau perempuan-perempuan TTU mau bersatu memilih perempuan maka sudah pasti paket nomor urut 1 akan menang. Itu baru perempuan, belum lagi kalau laki-laki juga ikut memilih Pak Yosef, maka kemenangan sebenarnya sudah bisa dipastikan mulai dari sekarang,” imbuh Kristiana Muki.

Kristiana Muki kemudian menunjukkan spesimen surat suara kepada masyarakat sambil menjelaskan teknik simple memenangkan Paket KITA SEHATI dalam Pilkada TTU tanggal 9 Desember 2020 nanti.

“Selanjutnya, ini ada contoh surat suara untuk pemilihan nanti. Di sini ada tiga paket dalam gambar yang tertera dalam spesimen ini. Semua paket adalah anak-anak TTU asli sehingga kita harus mempertimbangkan siapa yang menjadi pilihan hati nurani kita. Kalau nanti masuk dalam bilik untuk mencoblos, kita cukup melihat gambar perempuan karena di sini hanya ada satu perempuan. Atau untuk saya punya mama-mama yang matanya sudah rabun dan tangan gemetar cukup minta pendamping dan bilang saja saya mau coblos yang perempuan saja. Dengan begitu maka mereka hanya akan mencoblos perempuan yang ada di nomor satu karena perempuan hanya satu orang,” tandas Kristiana Muki disambut tepuk tangan peserta kampanye terbatas. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed