Kristiana Muki; Penyuluh Pertanian akan Ajarkan Cara Menghasilkan Pupuk Organik

oleh -456 views
Masyarakat sedang mengikuti kampanye yang dilakukan Kristiana Muki Calon Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 di Desa Teba Timur, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (31/10/2020).

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1, Kristiana Muki, dalam kesempatan melakukan kampanye terbatas mengunjungi empat lokasi pada Sabtu (31/10/2020). Empat lokasi yang dikunjungi antara lain Desa Teba Timur, Desa Oerinbesi, dan Desa Teba. Ketiga desa ini terletak di Kecamatan Biboki Tanpah. Selanjutnya mengunjungi Desa Tunbaen di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Akan Tetapi, sebelumnya Kristiana Muki Calon Bupati TTU dan Yosef Tanu Calon Wakil Bupati TTU yang bersama-sama sebelum memulai kampanye terbatas melakukan acara adat di rumah adat Bansone Mnasi dan rumah adat Amteme Mnasi untuk memohon restu leluhur. Seekor ayam putih disembelih untuk menghormati leluhur. Tetua adat yang melakukan ritual meminta Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu untuk berdiri di hadapan faut nitu untuk memberkati keduanya. Usai menyembelih ayam tersebut, segelas sopi dituang dan diedarkan kepada semua tetua adat dan juga kepada kedua calon pemimpin TTU.

Sesudah melakukan ritual adat di rumah adat Bansone Mnasi dan Amteme Mnasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati TTU ini bergegas ke lokasi kampanye. Kristiana Muki bergegas ke tenda kampanye di Desa Teba Timur dan Yosef Tanu bergegas ke Desa Oekopa Utara.

Di Desa Teba Timur pada pukul 11.00 Wita, Kristiana Muki disambut dengan takanab oleh tetua adat dan sekaligus mengalungkan sehelai selendang motif Biboki. Memasuki area kampanye terbatas, Kristiana Muki mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh sebagai cara untuk memutus mata rantai Covid-19 yang tengah mewabah.

Di dalam tenda kampanye terbatas, Calon Bupati TTU Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua sebagai bentuk penghormatan dan sekaligus undangan kepada masyarakat untuk menghadiri pesta Pilkada TTU tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini ditanggapi baik oleh masyarakat dengan tetua adat mendoakan Paket KITA SEHATI kepada leluhur dan Tuhan Yang Mahakuasa.

Baca Juga:  Berkomitmen Bangun Tangsel, Tomy Patria Edwardy Maju di Pilkada 2020

Selanjutnya, di Desa Oerinbesi pada pukul 13.30 Wita Calon Bupati Perempuan Pertama TTU ini disambut oleh masyarakat setempat dengan tarian. Kemudian oleh tetua adat, Kristiana Muki didoakan kepada para leluhur dan Tuhan lewat tuturan takanab.

Menandai kehadiran Kristiana Muki di Desa Oerinbesi, mama-mama mengalungkan seutas selendang ke leher sang calon bupati. Sambil tersenyum menampakkan lesung pipinya, Kristiana Muki menjabat tangan masyarakat yang berdiri di hadapannya sembari sesekali dipeluk. Kemudian sambil beriringan langkah, Kristiana Muki bergegas mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun.

Di hadapan seluruh peserta kampanye terbatas, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua sebagai tanda hormat dan undangan kepada masyarakat untuk hadir dalam pesta Pilkada dan mendukung Paket KITA SEHATI. Masyarakat menyambut sirih pinang dan sopi itu dengan tepukan tangan meriah sambil meneriakkan ‘nomor satu’ sebagai bentuk dukungan kepada Paket Nomor Urut 1, Paket KITA SEHATI.

Sementara itu, di Desa Teba pada pukul 16.00 Wita Calon Bupati TTU Kristiana Muki disambut dengan takanab oleh tetua adat setempat. Kemudian sebagai bentuk dukungan terhadap calon pemimpin perempuan, mama-mama mengiring sang idola politik dengan tarian likurai. Tampak mama-mama tenggelam dalam suasana yang tidak disangka-sangka bakal terjadi. Hal ini diucapkan oleh salah seorang mama yang menari sambil mengatakan, “saya tidak pernah menari di depan umum. Tapi untuk kali ini saya akan menari untuk Mama Kristiana Muki sampai tangan capek pukul gendang kecil ini.”

Usai melakukan cuci tangan dan mengukur suhu tubuh, Kristiana Muki masuk ke dalam tenda kemenangan sambil menjabat tangan peserta rapat kampanye yang hadir. Sesekali ia mengulurkan peluk kepada mama-mama yang datang menjabat tangannya.

Di dalam tenda kampanye terbatas, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat sembari berbicara meminta dukungan masyarakat. Kabi nok tua dipersembahkan sebagai tanda hormat dan sekaligus undangan kepada masyarakat untuk menghadiri pesta Pilkada TTU tanggal 9 Desember 2020 dengan mencoblos hanya pada Paket KITA SEHATI.

Baca Juga:  Pernyataan Wakil Bupati Malaka Tak Punya Kuasa, Mengoyak Nurani Warga Sasitamean

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Agustinus Ndun dalam orasi politiknya mengajak masyarakat untuk mendukung Paket KITA SEHATI, Kristiana Muki dan Yosef Tanu.

“Sebagai warga negara yang baik kita mesti menggunakan hak pilih dengan baik. Artinya bahwa kita tidak mencoblos secara formalitas, tetapi ada yang mesti kita perjuangkan. Antara masyarakat yang memilih dan pemimpin yang dipilih punya kepentingan yang sama dalam APBD sehingga kita mesti memperjuangkan apa yang menjadi pilihan hati nurani kita. Partai Nasdem mencalonkan Ibu Kristiana karena hasil survei. Sehingga saya sebagai anggota partai Nasdem tentu tahu tentang keinginan Ibu Kristiana Muki pada awalnya. Beliau pada awalnya tidak setuju, tetapi karena perintah partai maka beliau bersedia. Partai Nasdem punya keinginan untuk mencalonkan kader-kader terbaiknya. Dan berpatokan pada hasil survei, maka Ibu Kristiana Muki sebagai kader terbaik Partai Nasdem dicalonkan dengan menggandeng Pak Yosef Tanu Oleh sebab itu, saya minta kepada Pengurus DPC dan simpatisan untuk bekerja sama memenangkan Paket KITA SEHATI,” ujar Agustinus sambil mengacungkan jempol sebagai isyarat mendukung Paket KITA SEHATI.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dalam memaparkan visi dan misi Paket KITA SEHATI membeberkan berbagai macam program yang bakal direalisasikan jika terpilih sebagai Bupat dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara.

“Kami akan tetap lanjutkan Program Padat Karya Pangan (PKP) dengan metodenya petani mengolah lahannya dan pemerintah membantu memberikan beras kepada petani. Hal ini tetap dilakukan sebagai cara memperhatikan masyarakat secara baik demi kesejahteraan. Untuk mendukung hal ini juga kami akan menempatkan kepada masing-masing desa itu satu penyuluh pertanian untuk mendampingi masyarakat. Pendampingan ini difokuskan kepada pengolahan lahan, penanaman, dan perawatan hingga panen sehingga hasilnya memuaskan. Kemudian pemerintah juga akan memberikan kepada masing-masing kecamatan itu satu traktor untuk membantu masyarakat dalam mengolah lahannya. Untuk penyediaan pupuk, lewat penyuluh pertanian akan diajarkan cara menghasilkan pupuk organik serba murah. Dikatakan murah karena bahannya bisa diperoleh dengan mudah di sekitar kita. Kita hanya butuh daun-daun gamal atau bisa juga batang padi yang didiamkan dalam jumlah banyak sepanjang satu minggu. Kita akan campurkan dengan M4 dan kemudian kita akan taburkan ke tanaman. Pupuk ini bisa sangat aman untuk tumbuhan dan juga aman untuk kemudian dikonsumsi,” ujar Kristiana Muki menjelaskan salah satu program yang bakal direalisasikan kelak jika terpilih.

Baca Juga:  Peringati Hari Infanteri, Satgas Pamtas RI-RDTL Gelar Pameran Alutsista di Perbatasan

Di Desa Tunbaen, Kecamatan Biboki Selatan pada pukul 19.20 Wita Kristiana Muki disambut dengan takanab oleh tetua adat. Kemudian mama-mama mengalungkan sehelai selendang kepada sang idola politik. Selanjutnya Kristiana Muki mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan dipantau oleh Panwas di bawah cahaya lampu camera recorder dan beberapa android yang berusaha mengabadikan sang Calon Bupati.

Usai Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat yang adalah keluarganya sendiri, ia menunjukkan spesimen surat suara kepada masyarakat. Ia menjelaskan mengenai cara mencoblos sambil mengacungkan spesimen kea rah peserta kampanye.

“Nanti kalau kita datang ke TPS, kita bakal diberikan surat suara seperti ini. Kita hanya boleh mencoblos satu kali saja dan tidak boleh lebih sehingga jangan sampai dianggap suara kita tidak sah. Kalau mau coblos Paket nomor urut 1, kita hanya perlu lihat ada perempuan di gambar itu. Baru tahun ini di dalam surat suara pemilihan Bupati TTU ada wajah seorang perempuan sehingga saya pikir tidak susah untuk kita coblos. Kalau mau coblos paket nomor urut 1, coblos saja pada matanya sehingga jika terpilih, dia bisa melihat kesulitan masyarakat. Atau bisa juga coblos telinganya sehingga bisa mendengar keluhan masyarakat,” ujar Kristiana Muki disambut tepukan tangan masyarakat. (Seko/Seko)