Kristiana Muki; KITA SEHATI Butuh Milenial Promosi Tenun Ikat di Medsos

oleh -378 views
Calon Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1, Kristiana Muki, melakukan kampanye terbatas pada Selasa (27/10/2020) di empat desa yang tersebar di Kecamatan Insana.

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1, Kristiana Muki, melakukan kampanye terbatas pada Selasa (27/10/2020) di empat desa yang tersebar di Kecamatan Insana. Empat desa tersebut antara lain Desa Fatoin, Desa Ainiut, Desa Loeram, dan Desa Susulaku A, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kristiana Muki dalam melaksanakan kampanye terbatas hari ke-27 mengunjungi Desa Fatoin di Kecamatan Insana pada pukul 10.30 Wita. Masyarakat tampak amat antusias menyambut Calon Bupati Perempuan Pertama TTU hadir di tengah-tengah mereka.

Anak-anak muda melakukan penjemputan dengan konvoi sepeda motor dari cabang masuk Desa Fatoin dan menghantar rombongan hingga kepada masyarakat yang telah menanti. Masyarakat yag telah menanti pun melakukan tuturan takanab. Kemudian mama-mama segera maju dan mengalungkan semester selendang kepada jagoan Pilkada TTU. Selanjutnya Kristiana Muki dan rombongan dihantar ke tenda kemenangan dengan tarian gong.

Mematuhi protokol kesehatan, Kristiana Muki singgah mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun. Masyarakat tetap mendendangkan gemuruh gong yang ditabok meriah sedang anak-anak muda turut menari dengan giring-giring yang diikatkan ke pergelangan kaki. Bunyi gong baru berhenti setelah Kristiana Muki dan rombongan duduk di tempat yang telah disediakan.

Anggota DPRD TTU Oktovianus Sasi dalam orasi politiknya menggambarkan situasi Debat Publik yang dilaksanakan pada Sabtu (24/10/2020) kepada masyarakat. Menurutnya, Paket KITA SEHATI sangat menguasai materi sehingga hasilnya sangat memuaskan.

“Ternyata kemarin saat debat itu Mama Kristiana dan Bapak Yosef saling topang dalam debat sehingga hasilnya sangat memuaskan. Tampaknya Mama Kristiana dan Bapak Yosef sangat siap mengikuti debat publik yang diselenggarakan KPUD TTU. Banyak yang sebelum debat mengaku sangat pintar tetapi saat debat itu keringat mengalir. Ada pula yang tidak berbekal data sehingga jawaban-jawaban yang dilontarkan kurang memuaskan. Oleh sebab itu, sejak TTU berdiri, baru kali ini ada perempuan yang ikut kontestasi pilkada sehingga mari kita dukung perempuan untuk menangkan perempuan dalam Pilkada TTU. Mama-mama harus bertekad karena sudah saatnya mama-mama bekerja sama untuk menangkan perempuan,” ajak Oktovianus Sasi.

Baca Juga:  Berkunjung ke Gereja Sto Antonius Padua Sasi, Ada Kisah Del Piero

Anggota DPRD TTU Hironimus Funan dalam orasi politiknya mengatakan, “harga diri orang Insana itu ada di sini. Oleh sebab itu, jika Insana sudah menyatakan sikap maka pasti kita menang. Orang yang punya faut kanaf dan oe kanaf itulah yang mesti kita pilih supaya suatu saat bisa melihat dan memperhatikan kita. Mama Kristiana Muki dan Bapak Yosef Tanu juga sudah diyakini menang dalam Pilkada TTU sehingga mari kita dukung orang-orang yang bakal menang.”

Pemandu acara Reno Silla mengundang Calon Bupati TTU Kristiana Muki untuk memaparkan visi dan misi Paket KITA SEHATI.

“Peternakan kalau pakannya ada maka kita akan lebih gampang memelihara sapi. Kita akan berikan sapi yang sudah diperbaiki genetiknya lewat kawin suntik atau inseminasi buatan kepada masing-masing KK yang kurang mampu. Kita juga akan memberikan ternak berupa unggas untuk dipelihara sehingga sebagian dapat dijual dan sebagiannya dapat dikonsumsi untuk meningkatkan gizi,” ujar Kristiana Muki dalam pemaparan visi dan misinya.

Selanjutnya, di Desa Ainiut, Kecamatan Insana pada pukul 12.45 Wita masyarakat menjemput rombongan dengan konvoi sepeda motor dari lokasi kampanye pertama, Desa Fatoin. Anak-anak muda sangat bersemangat menjemput kedatangan sang jagoan politik. Dihantar hingga ke depan kumpulan masyarakat yang siap menyambut dalam posisi berbaris.

Membuat suatu keunikan, masyarakat Desa Ainiut mempercayakan tuturan takanab dibawakan oleh perempuan. Yanti Keneng sebagai masyarakat Desa Ainiut yang mewakili masyarakat seluruhnya dipercayakan membawa takanab dengan berikatkan tais dan bermahkota seperti seorang ratu.

Baca Juga:  Marilah Menangis Untuk Rakyat; Terjebak Di Antara Selera dan Kebutuhan

Usai takanab dituturkan oleh Yanti Keneng, dua orang remaja segera maju dengan menenteng baki berisi selendang. Kemudian selendang itu dikalungkan kepada sang Ratu Pilkada TTU dan beberapa juru kampanye yang mendampingi.

Dengan tarian gong, Kristiana Muki dan rombongan dihantar masuk ke dalam tenda kemenangan. Di pintu masuk tenda Kristiana Muki dan rombongan mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun sebagai bentuk upaya memutus mata rantai covid-19.

Sebagai tanda hormat dan sekaligus undangan kepada masyarakat setempat, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua. Penyerahan ini juga sebagai tanda mengikat janji masyarakat dengan jagoan politiknya.

Master of ceremony (MC) Reno Silla mengundang Kristiana Muki untuk menyampaikan visi dan misi Paket KITA SEHATI yang bakal dikerjakan lima tahun mendatang jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati TTU.

“Mengenai kain tenun ikat kita sudah menemukan bahwa masyarakat di Insana sudah bisa menyesuaikan harga kain tenun ikat dengan harga pasar. Artinya bahwa harga kain tidak terlalu mahal untuk diekspor keluar. Kita sudah membawa keluar kain tenun ikat sampai ke luar negeri dan hasilnya sangat memuaskan. Oleh sebab itu, kita akan membutuhkan anak-anak kaum milenial untuk mengekspos atau mempromosikan ke media sosial sehingga kain tenun ikat dikenal dan diminati hingga ke mancanegara,” tandas Kristiana Muki disambut sorak dan tepuk tangan masyarakat.

Pukul 15.30 Wita, Kristiana Muki dan rombongan disambut di Desa Loeram, Kecamatan Insana. Masyarakat yang antusias menerima kedatangan sang Ratu Pilkada TTU pun menjemput di separuh jalan masuk ke pemukiman warga. Mama-mama menumpang mobil pickup dan bapak-bapak menumpang sepeda motor. Rombongan dihantar ke tenda kampanye dengan konvoi sepeda motor dan mobil keliling kampung sebelum akhirnya disambut dengan takanab dan pengalungan selendang di depan tenda.

Baca Juga:  Kasad Pimpin Apel Danrem dan Dandim Terpusat Tahun 2020

Masuk ke dalam tenda kampanye terbatas, Kristiana Muki dipersilahkan mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun. Kemudian sang jagoan politik dihantar masuk ke dalam tenda dengan diiringi tarian gong oleh mama-mama.

Menandai kehadirannya di Desa Loeram, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat. Kabi nok tua juga dimaksudkan untuk mengikat janji dengan masyarakat terkait Pilkada TTU yang bakal dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Di Desa Susulaku A pada pukul 17.00 Wita, Kristiana Muki dan rombongan disambut meriah oleh masyarakat setempat. Ada pengalungan selendang, takanab oleh tetua adat, dan tarian gong oleh mama-mama. Kemudian sang Idola Pilkada TTU itu dihantar masuk ke dalam tenda dengan sebelumnya mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun.

Di dalam tenda kemenangan, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat untuk mengundang dan menghormati masyarakat. Kabi nok tua diserahkan dengan harapan masyarakat sekalian turut hadir dalam pesta pilkada karena pesta ini tidak hanya menjadi milik Paket KITA SEHATI, melainkan milik bersama yang mesti dihadiri oleh masyarakat.

Kristiana Muki kemudian diundang oleh MC untuk menyampaikan visi dan misi Paket KITA SEHATI untuk diketahui oleh mayarakat setempat. Visi dan misi Paket KITA SEHATI antara lain bidang pertanian, peternakan, perikanan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pariwisata.

“Mengenai pertanian kita akan mengadakan traktor untuk masing-masing kecamatan. Karena kita memiliki 24 kecamatan, maka kita akan menempatkan 24 tenaga kerja untuk meng-handle itu. Kemudian untuk mendampingi kita dalam menanam dan merawat maka kita akan menempatkan penyuluh pertanian masing-masing desa itu satu tenaga penyuluh. Dengan demikian kita akan meraup banyak tenaga dan juga memperoleh hasil pertanian yang baik,” tutup Kristiana Muki menjelaskan salah satu program paket KITA SEHATI. (Seko/Seko)