Walikota Kupang Serahkan Bansos Bagi Guru Honorer dan Beasiswa PIP

oleh -615 views
Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore dalam sambutannya pada acara penyerahan secara simbolis bansos sembako bagi guru dan pegawai honorer jenjang PAUD, SD, SMP, pakaian seragam sekolah dan perlengkapannya serta beasiswa PIP bagi siswa SD dan SMP se Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (23/10/2020).

KUPANG, suluhdesa.com – Walikota Kupang, Jefritson Riwu Kore mengatakan guru honorer tidak boleh dilupakan oleh siapapun terutama menyangkut kesejahteraannya. Para guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan kota Kupang sehingga membantu mereka adalah hal yang paling penting.

Hal ini disampaikan Walikota Kupang  dalam sambutannya pada acara penyerahan secara simbolis bansos sembako bagi guru dan pegawai honorer jenjang PAUD, SD, SMP, pakaian seragam sekolah dan perlengkapannya serta beasiswa PIP bagi siswa SD dan SMP  se Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (23/10/2020).

Menurut Jefri, bahwa segala jenis bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Kupang adalah bentuk tanggung jawabnya karena segala  keluhan dan masukan dari masyarakat Kota Kupang, termasuk guru  honorer harus bisa didengar.

Baca Juga:  SEMA STIPAS KAK Gelar RUA; Pemimpin Harus Memiliki Sikap Katekis

Dijelaskannya  untuk mendapat bantuan dari pemerintah pusat terdapat dua jalur yang sering dilalui oleh berbagai pihak, pertama melalui jalur usulan dan yang kedua melalui jalur stakeholder yang berada di pusat.

Jefri menyampaikan terima kasih terhadap guru honor, yang turut berjuang dan saling peduli sehingga para guru honor yang belum tersentuh bantuan hingga saat ini bisa mendapatnya dari pemerintah.

Baca Juga:  Kabupaten Ende Terapkan PSBB, Marius: Harus Dikomunikasikan dengan Baik

Diakuinya belum banyak yang bisa ia perbuat untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer, selain menjadi ASN yang juga masih berhadapan dengan berbagai tantangan, apalagi gaji guru honor yang dinilainya belum baik.

“Ada yang bertanya kenapa harus ke guru honor. Saya katakan selain kesehatan, guru honor ini harus kita perhatikan dan saya yang  bertanggung jawab dan pemerintah sudah bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Terkait hal ini, Jefri berjanji akan memperbaiki ke depan agar para guru dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Ditambahkan juga  terkait dengan beasiswa PIP, Jefry berharap ada evaluasi  karena masih banyak yang belum menerima beasiswa  PIP.

Baca Juga:  Wagub Nae Soi Minta Akses Transportasi ke NTT Dibuka Lagi

“Saya berharap orang yang mengurus ini seperti operator bisa print  kirim dan masukkan, bila perlu satu sekolah kita kasih masuk semuanya.Ini semua dilakukan berdasarkan hukum dan dasar yang kuat bukan sembarang-sembarang,” jelasnya

Hadir pada acara ini, Walikota Kupang, Anggota DPD RI Hilda Manafe Riwu Kore, Kadis Pendidikan Kota Kupang, Kadis Sosial Kota Kupang, para orangtua, siswa- siswi yang diutus dari sekolah masing-masing, serta para tamu undangan lainnya. (vrg/vrg)