Pakai Kain Biboki di Kampanye Damai, Kristiana Muki Ajak Warga TTU Selalu Berdamai

oleh -1.022 views
Kristiana Muki Calon Bupati TTU mengenakan kain adat Biboki dan Yosef Tanu Calon Bupati TTU mengenanakan pakaian adat dari Insana saat deklarasi kampanye damai dan pakta integritas di Balai Biinmaffo Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (25/09/2020).

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar deklarasi kampanye damai dan pakta integritas, penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara Tahun 2020 pada Jumat (25/09/2020) yang diikuti para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati TTU bertempat di Balai Biinmaffo. Pasangan tersebut adalah Kristiana Muki dan Yosef Tanu (Paket KITA SEHATI) nomor urut 1, Frengki Saunoah dan Amandus Nahas (Paket Fresh), David Juandi dan Eusabius Binsasi (Paket Desa Sejahtera).

Pantauan Media SULUH DESA ketiga paket pasangan calon bupati dan wakil bupati itu sangat bersemangat dalam mengucapkan deklarasi kampanye damai dan menandatangani pakta integritas. Walaupun dalam acara yang berlangsung khidmat, sesekali para pasangan calon saling bergurau dan bercanda. Pemandangan yang meneduhkan.

Dalam deklarasi tersebut para penyelenggara pilkada itu semuanya mengenakan pakaian adat Kabupaten Timor Tengah Utara. Uniknya juga Paket KITA SEHATI (Kristiana Muki dan Yosef Tanu) mengenakan pakaian adat. Kristiana Muki mengenakan baju berwarna putih dipadu dengan kain adat dari Biboki, sedangkan Yosef Tanu mengenakan pakaian adat dari Insana.

Kristiana Muki Calon Bupati TTU yang diusung Partai Nasdem kepada Media SULUH DESA pada Jumat (25/09/2020) malama menerangkan bahwa, “deklarasi kampanye damai ini saya telah sepakati bersama Adik Yosef Tanu untuk mengenakan pakaian adat sebagai komitmen kami untuk mempromosikan kain tenun asal Kabupaten TTU.”

Baca Juga:  Tingkatkan Solidaritas, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Renovasi Gereja

“Kami membangun Kabupaten TTU yang memiliki budaya. Maka untuk setiap kegiatan kami kedepan, kami akan selalu mengenakan kain adat TTU. Oleh karena itu mulai hari ini saya dan Adik Yosef mengenakan kain motif daerah TTU. Boleh atasannya putih tetapi paduannya harus daerah. Makanya adik Yosef pakai kain Insana dan saya pakai kain dari Biboki,” terang Kristiana Muki.

Kristiana menjelaskan jika dirinya ingin mengangkat nilai budaya TTU dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Biinmaffo sehingga tidak tergerus oleh arus zaman.

“Tadi kami tidak tahu. Ternyata teman-teman kita penyelenggara pilkada juga mengenakan pakaian adat. Ini luar biasa. Kita harus mulai kembali pada akar. Minimal ini juga kedepan membantu masyarakat TTU terutama kaum ibu untuk kembali menenun. Sebab pasti permintaan akan kain atau baju motif daerah ini meningkat,” ucap Kristiana.

Lalu makna baju putih yang dikenakannya adalah Paket KITA SEHATI sesungguhnya menginginkan supaya selama kampanye ini terjadi kedamaian.

“Makna baju putih itu yah kita ingin supaya terjadi kedamaian dan persaudaraan selama kampanye berlangsung ini. Jangan ada hujat menghujat. Saling menebar fitnah dan berita-berita bohong. Selain itu, kita ingin menyampaikan kepada masyarakat TTU secara umum bahwa kondisi kita seperti ini yang selalu tampil apa adanya. Ini disesuaikan dengan visi misi kita yang lebih banyak membuka hati, lebih banyak keterbukaan,” ujar Kristiana.

Baca Juga:  Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Mengecek Kesehatan Masyarakat Perbatasan

Saat ditanya mampukah Paket KITA SEHATI akan melakukan kampanye secara damai sampai proses pemilihan dan penetapan berlangsung, Kristiana menegaskan, Paket KITA SEHATI akan melakukannya secara damai dan tidak akan membuat hal-hal yang menimbulkan gesekan-gesekan.

“Saya yakin kami mampu dan teman-teman di akar rumput juga akan sangat menjaga itu. Saya menjamin bahwa Paket KITA SEHATI akan berjalan sesuai dengan aturan dan kesepakatn yang telah dilakukan. Kita juga telah menyusun jadwal dan berkomitmen untuk selama kampanye ini tidak mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak untuk menjaga jangan sampai ada yang terkena Covid-19. Kita pastikan bahwa setiap kampanye berlangsung, massa akan sesuai dengan aturan protokol Covid-19. Lalu kita akan selalu mengimbau teman-teman supaya selalu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan selalu melakukan pola hidup sehat,” kata Kristiana.

Selain itu, Kristiana menegaskan untuk setiap kali kampanye berlangsung tidak akan melibatkan ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lanjut usia 70 tahun keatas.

Baca Juga:  Kristiana Muki; KITA SEHATI Miliki Program Kerja Pembangunan Berkelanjutan

Pada kesempatan tersebut Kristiana mengimbau kepada semua masyarakat TTU untuk menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah selama kampanye ini.

“Saya dan adik Yosef mengimbau dan beharap kepada semua masyarakat dan tim yang ada yang telah kita bentuk supaya menjadi bagian dari Paket KITA SEHATI sehingga memainkan perannya secara baik, benar, bijak, dan bertanggung jawab. Karena kondisi kita terbatas, maka kita akan saling bersinergi dalam kegiatan kampanye ini. Kita harus jaga supaya kampanye aman dan damai. Kita juga harus jaga supaya jangan menimbulkan masalah baru dengan Covid-19,” ajak Kristiana.

Saat dimintai komentarnya terkait semua balon yang dilepas oleh semua pasangan calon bupati dan wakil bupati di halaman Balai Biinmaffo, Kristiana memaknainya sebagai semua orang boleh menentukan pilihannya, atau pilihan setiap orang berbeda tetapi semua masyarakat TTU harus satu.

“Kita harus bersatu walaupun beda pilihan. Kita satu Biinmaffo. Saya memang lebih banyak memilih balon berwarna biru bersama Adik Yosef karena kita akan melepas jauh. Walaupun jauh kita akan merangkulnya untuk kembali dalam semangat pembangunan TTU yang lebih baik,” tutup Kristiana sambil tersenyum. (fwl/fwl)