Bupati SBS Imbau Masyarakat Malaka Tetap Ikuti Protap Kesehatan

oleh -133 views
Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, M.P.H sekaligus Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

MALAKA, suluhdesa.com – Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, M.P.H sekaligus Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 kepada wartawan menjelaskan, mengenai kasus positif Covid-19 di Kabupaten Malaka yang menimpa pegawai dari salah satu instansi di Kabupaten Malaka, dia pernah menghadiri kedukaan di Yogyakarta. Sewaktu dia kembali dari Yogyakarta dan berada di Malaka yang bersangkutan, punya inisiatif sendiri menjalani rapid test di RSUPP Betun.

Hal ini disampaikan oleh Bupati SBS saat konferensi pers bersama media usai coffee morning bersama Para pimpinan OPD di Kantor Bupati Malaka, Senin (14/09/2020).

Bupati yang familiar disapa SBS ini menjelaskan, karena hasil rapid test reaktif, yang bersangkutan diambil swab untuk dites di Laboratorium di Provinsi NTT dan hasilnya Positif. Namun yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala klinis.

Baca Juga:  Itakanrai Kupang Ajak Warga Malaka Awasi BLT Agar Tidak Dikorupsi

“Status Kabupaten Malaka saat ini adalah Zona Kuning, bukan Zona Merah, karena yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala klinis,” kata SBS.

Ia juga mengatakan, usai mengetahui hasil swab, sesuai aturan, yang bersangkutan langsung menjalani isolasi mandiri di tempat tinggalnya, dibawah pengawasan petugas kesehatan dan petugas keamanan (Polri, Pol PP, TNI) selama 24 jam.

“Semua keluarga atau teman-temannya yang pernah kontak dengan dia tim gugus tugas melakukan rapid test untuk memastikan bahwa mereka tidak tertular,” ucapnya.

Dikatakan SBS, gugus tugas telah berhasil menelusuri beberapa orang yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan untuk menjalani rapid tes.

Baca Juga:  Kodim 0820 dan Polresta Probolinggo Dirikan Dapur Umum untuk Rakyat Terdampak Covid-19

Mengenai kasus ini, Bupati SBS selaku Ketua Tim Gugus Kabupaten Malaka mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dan ketakutan, tetap melakukan aktivitas seperti biasa, namun harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, tetap menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas menghindari kerumunan, juga tetap menjaga jarak, makan dan minum teratur serta tertib dan selalu terapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan.

Bupati SBS menegaskan, “inilah pentingnya pintu pos penanganan Covid-19 tetap berjalan dan belum boleh ditutup.”

Pihaknya akan tetap terus melakukan pengawasan dan memperketat di pintu-pintu masuk pelaku perjalanan yang akan masuk ke Kabupaten Malaka yang ada di tiga titik yaitu pintu masuk dari Talimetan, Cabang Nurobo dan pintu masuk dari Lamea.

Baca Juga:  Pemuda SPTL Minta Masyarakat Desa Hingalamamengi Kawal Penyaluran BLT

Terpantau yang bersangkutan dijemput oleh petugas medis dengan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan petugas keamanan TNI, Polri dari tempat tinggalnya guna dievakuasi ke RSUPP Betun.

Yang bersangkutan saat ini telah dievakuasi ke RSUPP Betun untuk menjalani isolasi di ruang isolasi yang telah disiapkan pihak RSUPP Betun guna mempermudah pengawasan.Tampak para tim medis RSUPP dan para awak media memberi semangat hidup kepada yang bersangkutan. (fecos/fecos)