Simon Nahak: SAKTI Menjadi Solusi Bagi Ketidakadilan di Malaka

oleh -502 views
Pasangan Bakal Calon Bupati Malaka,Dr. Simon Nahak, S.H., M.H, (SN) dan Bakal Calon Wakil Bupati Malaka, Kim Taolin (KT) yang dikenal dengan SN-KT ini, terus bersilaturahmi (melakukan kunjungan keluarga) di wilayah Lakekun, Kecamatan Kobalima, Kamis (30/07/2020).

MALAKA, suluhdesa.com – Pasangan Bakal Calon Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H, (SN) dan Bakal Calon Wakil Bupati Malaka, Kim Taolin (KT) yang dikenal dengan SN-KT ini, terus bersilaturahmi (melakukan kunjungan keluarga) sebagai komitmen awal untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat Malaka, bahwa dalam momentum perhelatan Pilkada Malaka pada 9 Desember mendatang, Paket SN-KT siap bertarung dengan dukungan sementara dari 3 partai yakni PKB, Partai Perindo dan PSI.

Pantauan Media SULUH DESA, saat berkunjung ke wilayah Lakekun, Kecamatan Kobalima, Kamis (30/07/2020), Putra Sulung Almarhum Taolin Ludofikus, B.A, Kim Taolin menjelaskan bahwa, tujuan perjalanan SN-KT hari ini bukan untuk berkampanye, tetapi melakukan kunjungan keluarga sekaligus untuk meyakinkan semua keluarga bahwa, paket SN-KT siap maju untuk bertarung di Pilkada Malaka, dengan 3 partai pengusung sementara, yakni PKB, Perindo dan PSI dengan Program SAKTI.

“Kami datang untuk meyakinkan keluarga bahwa kami siap maju dalam pilkada 2020 ini. Kami akan terus berusaha untuk penambahan partai pendukung SN-KT,” ucap Kim Taolin.

Baca Juga:  New Normal, Upacara Adat dan Pernikahan di Malaka Dapat Digelar

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H pada kesempatan itu dengan lantang menyampaikan, “penantang harus punya program SAKTI.”

Simon menjelaskan, kesejahteraan masyarakat akan terpenuhi melalui Program SAKTI. SAKTI akan menawarkan jalan keluar dan juga hadir sebagai solusi untuk masyarakat. Dengan tegas Simon mengatakan, Program SAKTI ingin menjadi solusi bagi semua ketidakadilan yang terjadi di Malaka.

“Program SAKTI itu artinya lulik (pamali), SAKTI itu artinya meo (jago),” tegasnya.

Simon membeberkan Program SAKTI dari kata SAKTI dengan setiap huruf, yakni;

S: Swasembada Pangan.

A: Adat Istiadat (Sabete Saladi)

K: Kualitas

T: Tata Kelola Birokrasi

I: Infrastruktur (Pembangunan)

Secara singkat Simon menggambarkan dari 5 program tersebut, terkait Swasembada pangan, kata Simon, masyarakat harus makan minum cukup, memiliki budaya adat (hakneter malu haktaek malu) dan Pemeliharaan dan penataan semua lembaga adat yang berada di Malaka, prioritaskan tata kelola birokrasi yang baik untuk terwujudnya kesejahteraan pelayanan terhadap masyarakat Rai Malaka, semua harus berkualitas mulai dari infrastruktur jalan, birokrasi dan pendidikan.

Baca Juga:  Penyerahan SK CPNS, Bupati Malaka; Kerja Loyal dan Tanggung Jawab

Konsep Simon, Pemerintahan Kabupaten Malaka, perlu membuat perkantoran di satu titik, sehingga memudahkan masyarakat, dan mudah dikontrol oleh Bupati.

Bakal Calon Bupati Malaka yang berprofesi sebagai Advokat ini menambahkan, di dalam menata atau mengelola birokrasi yang baik, maka butuh pemimpin yang bersih dan bebas korupsi.

Simon mencontohkan, jika Kabupaten Malaka ada 10 dinas, maka bangun 10 dinas itu di satu titik, dan jika ada 5 kantor non dinas perlu dibangun kantor non dinas itu disatu titik bersama kantor dinas lainnya di pusat Kabupaten Malaka dan perlu juga membangun satu kantor Unit Pelayanan Terpadu (UPT) di antara kantor dinas dan non dinas, sehingga untuk memudahkan akses pelayanan masyarakat dan masyarakat berpikir semakin maju.

Baca Juga:  111 KK di Desa Kateri dan 76 KK di Desa Barada Terima Bantuan Kemensos

Sementara itu, Koordinator Kobalima Tim SN-KT, Thomas Seran, yang akrab disapa Bruto ini, kepada wartawan menyampaikan bahwa, “dengan kehadiran Simon Nahak dan Kim Taolin hari ini, membuat kami sangat bahagia. Hari ini SAKTI sudah menunjukan kepada kami bahwa SAKTI siap bertarung di Pilkada Malaka 9 Desember 2020,” ucapnya.

“Harapan kami bahwa, semoga masyarakat mendengar apa yang telah disampaikan oleh paket SN-KT dapat meresap di dalam hati sehingga dapat mewartakan kepada semua mereka yang tidak hadir hari ini,” harap Bruto.

Menurutnya, selama ini isu yang berkembang bahwa SN-KT tidak mendapat dukungan partai. Ia menegaskan, semua itu omong kosong.

“Komitmen kami pada tanggal 9 Desember 2020 SN-KT akan terpilih sebagai Bupati Malaka dan Wakil Bupati Malaka,” tutup Bruto. (fecos/fecos)