Waspada Penyakit Diare di Masa Pandemi Covid-19

oleh -114 views
STOP DIARE (Ilustrasi)

PERLU KAMU TAHU, suluhdesa.com – Saat ini mulai memasuki musim peralihan atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau, pada masa ini penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selalu mengalami peningkatan kasus dan bahkan terjadi kematian.

Penyakit diare mudah terjadi di musim kemarau disebabkan sulitnya mendapatkan air karena mengeringnya sumber air sehingga membuat kualitas air menurun. Selain itu penyakit diare sangat erat dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dari seseorang sehingga saat konsumsi makanan dan minuman yang tidak dijaga kebersihan dan pengolahan yang baik, maka memicu bakteri untuk masuk dalam pencernaan maka terjadilah diare.

Munculnya berbagai penyakit ISPA di musim kemarau disebabkan karena cuaca yang sangat panas membuat debu halus berterbangan oleh angin. Untuk penyakit ISPA pada musim kemarau meningkat karena cuaca yang panas dan banyak debu yang bertebaran oleh karena angin.

Baca Juga:  Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang Imbau Warga Cegah Covid-19

Gejala awal seseorang terkena ISPA ditandai dengan batuk, pilek, panas, dan sesak napas jika ada kegiatan di luar ruang  pada siang hari. Untuk mengurangi paparan polusi debu dan asap maka harus menggunakan masker.

Penyakit diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Diare menyebabkan cairan tubuh hilang bersama cairan yang keluar saat buang air besar (BAB) apabila cairan kurang dalam tubuh dapat menyebabkan kematian.

Pada anak jika sudah terserang diare cara awal mengatasinya antara lain :

  1. Berikan cairan lebih banyak dari biasanya
  2. Teruskan ASI lebih sering dan lebih lama,beri oralit/air matang sebagai tambahan. Susu formula bagi yang tidak ASI, beri kuah sayur, air tajin.
  3. Beri oralit dengan takaran sesuai usia : umur < 1 tahun diberi 50 – 100 ml setiap kali berak dan usia > 1 tahun diberi 100 – 200 ml setiap kali berak.
  4. Beri anak makan yang bergizi (berikan makanan kaya akan kalium seperti sari buah segar, pisang, air kelapa hijau), beri makan lebih sering dari biasanya dengan porsi lebih kecil (setiap 3 – 4 jam).
  5. Apabila kondisi anak melemah dan tidak mau makan dan minum segera ke fasilitas kesehatan untuk mendapat pertolongan dan pengobatan sesuai anjuran dokter atau petugas kesehatan.
Baca Juga:  Bupati Malaka Beri Imbauan dan Minta Masyarakat Malaka Tetap Tenang Hadapi Corona

Bagaimana menjaga diri tetap sehat saat memasuki musim kemarau di masa Pandemi Covid-19

Tips berikut bisa diterapkan :

  1. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air yang mengalir, makan makan dengan gizi seimbang agar daya tubuh meningkat, pengolahan makanan yang baik dan benar (dimasak sampai matang), minum air yang bersih dan matang, rajin olah raga dan istirahat yang cukup.

  1. Penyehatan Lingkungan
Baca Juga:  Pedagang Positif Corona, Pasar Grosir Pakaian Terbesar di Surabaya Ditutup

Pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga dengan baik, penyediaan air bersih yang cukup.

  1. Jangan lupa protokol kesehatan di masa pandemic Covid-19 tetap dijalankan antara lain : social distancing, gunakan masker dan selalu cuci tangan. “Lebih Baik mencegah dari pada mengobati.” (imb/red)

 Oleh : Yane Ndapaole, S.K.M., MS.c (Fungsional Epidemiologi Kesehatan Madya Pada Dinas Kesehatan Provinsi NTT)