Kota Kupang Panas, Anda Gerah? Alpukat Kocok Varian Bikin Mengocok Rasa

oleh -212 views
ALPUKAT KOCOK VARIAN terletak di Jalan Palapa, Depan Kantor Pos Oebobo, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

KUPANG, suluhdesa.com – Musim kemarau sedang sedang melanda nih. Di siang yang terik tentunya minuman dingin paling banyak dicari ya. Bukan cuma untuk melegakan tenggorokan tapi juga untuk mengganti kebutuhan cairan dalam tubuh yang hilang selama aktif bekerja. Biar tak dehidrasi, kebutuhan cairan dalam tubuh harus terpenuhi. Kekurangan cairan bisa menyebabkan tubuh lemas dan tak bertenaga. Isi ulang cairan tubuhmu untuk menyegarkan diri di hari yang panas.

Kota Kupang yang panas bikin gerah, jadi cepat capek, letih, dan lelah, juga cepat emosi. Akibatnya, aktivitas kamu terganggu dan kamu jadi kurang produktif. Yuk, segarkan dirimu dengan ALPUKAT KOCOK VARIAN dingin yang segar dan menyehatkan.

ALPUKAT KOCOK VARIAN terletak di Jalan Palapa, Depan Kantor Pos Oebobo, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemiliknya, John, kepada Media SULUH DESA mengungkapkan ALPUKAT KOCOK VARIAN yang ia jual ini baru dua bulan di Kota Kupang.

“Variannya ada Ice Alpukat Kocok (harga 10.000 rupiah), Alpukat Original (10.000 rupiah), Alpukat Kocok Milo (10.000 rupiah), Alpukat Kocok Keju (10.000 rupiah), Alpukat Kocok Milo Keju (18.000 rupiah),” jelas John sambil tersenyum.

Selain itu, kata Pria yang memiliki satu anak ini, ia juga menjual Pentol Goreng dengan nama PENTOL UU…AAAW yang dijamin rasanya enak.

Baca Juga:  Mahasiswa Asal Ileape Gelar LKTD, Kembangkan Potensi Anggota Berakhlak

Jika ingin merasakan sensasi Pentolan UU…AAAW ini, kamu yang berdomisili di Kota Kupang dapat memesannya dalam aplikasi Grab Food dengan nama PENTOL DAN ALPUKAT KOCOK.

Nama kocok sengaja dibuat unik. Menurut John, di Kota Kupang banyak aneka jus yang dan selama ini kan jus tersebut diblender. Akan tetapi untuk Alpukat Kocok, bahannya dikocok-kocok. “Kalau jus itu udah mainan mesin listrik kalau kocok itu mainan tangan,” jelas John sambil tertawa.

“Saya itu sehari-hari di wirausaha mandiri. Saya juga memiliki usaha Sablon di Jalan Thamrin, Gang 1, Fatululi, Kota Kupang. Ke depan saya mau latih para pemuda yang sedang mencari pekerjaan, mereka bisa berwirausaha. Saya sudah buat beberapa usaha yang saya latih. Ada banyak pilihan. Mau duduk di kantor jadi PNS, atau pegawai swasta. Kalau di pinggir jalan pasti kena debu. Saya mau beri contoh untuk anak muda supaya berjuang. Itu pilihan orang menilai. Ini juga sebuah hobi. Kita tidak diatur siapa-siapa tetapi diatur oleh waktu. Mengapa teman-teman dari luar NTT datang ke sini karena peluang UMKM dan perputaran uang di Indonesia timur itu sangat menjanjikan. Makanya saya geluti itu. orang kita itu tidak mau jadi wirausaha karena gengsi dan tidak mau kerja begini. Semua orang mau jadi pegawai,” urai John yang saat ditemui menggunakan topi cowboy.

John mengungkapkan dari usaha ALPUKAT KOCOK VARIAN ini, ia memperoleh hasil bersih 700.000 rupiah sehari.

Baca Juga:  Liang Kubur untuk Korban Covid-19; Kalau Tidak Meninggal, Siapa yang Dikuburkan?

John menyampaikan, jika pemerintah berminat dan hendak membantu usahanya ini, maka ia sendiri yang akan meminta pemerintah untuk mengajak anak-anak yang tidak ada kerja atau menganggur untuk diberi pelatihan.

“Saya jamin dua hari pasti jadi,” ucap John sambil melayani pembeli dengan ramah.

Selain itu John menawarkan kepada setiap warga Kota Kupang yang berminat berjualan ALPUKAT KOCOK VARIAN dan PENTOLAN UU…AAW dapat membangun kemitraan bersama dirinya.

“Ini saya buat supaya mengurangi pengangguran di Kota Kupang. jadi paket murah hanya Rp 3,8 juta Anda langsung jadi boss sendiri. Saya juga akan beri kursus gratis dan desain tempat jualan dengan cantik. Saya jamin ketika Anda membangun kemitraan dengan saya, bulan depan menghasilkan 5 juta rupiah. Ini saya sudah lakukan dan saya sudah nikmati hasilnya. Anda dapat menghubungi nomor tim kami di nomor HP 081238368228,” jelas John.

Paket kemitraan dan peralatan atau bahan PENTOLAN UU…AAW adalah 1 meja boot lipat, 1 dandang pentol, 1 kompor portable, 1 sendok kuah, 1 sendok pentol, 1 botol kecap, 1 botol saos, 1 botol kacang, 1 botol garam, 100 cup gelas, 5 pak kantong plastik kecil, 3 teko plastik, 5 lusin sendok plastik, 1 pak tusuk gigi, 1 kanebo, 1 ember air, 1 kursi plastik, 1 kaos, 100 stiker, 1 banner.

“Ini gratis 50 porsi bahan baku jualan dan balik modal 1 bulan,” tambah John sambil menawarkan Alpukat Kocok Keju kepada Media SULUH DESA.

Baca Juga:  Gadis Langa Dihina Anggota Polres Sikka, PMKRI Kupang: Korban Perempuan, Wajib Dilindungi

Gaudette Marie, salah seorang pembeli ALPUKAT KOCOK VARIAN mengatakan bahwa, ia sangat menikmati Alpukat Kocok ini.

“Cita rasa lebih. banyak Jus Alpukat. Tetapi ALPUKAT KOCOK VARIAN di sini sangat berbeda. Ada kesan nikmat. Alpukat Kocok Mengocok rasa. Apalagi siang, Kupang membuat orang jadi merasa ingin menikmati terus Alpukat Kocok ini,” ungkap Gaudette yang memiliki wajah cantik itu.

Salah seorang pembeli yang lain, Viona, menambahkan, “pertama kali, saya lihat servicenya. Om John ini sangat ramah dan selalu mengajak kita yang sedang menikmati Alpukat ini untuk optimis dengan kehidupan kita sendiri. Lalu cita rasa beda, ini untuk ukuran yang kolesterol itu rendah, saya rekomendasikan. Selain itu Om John membangun kenyamanan. Lebe bae datang minum JUS KOCOK di sini. Rasanya lebih nikmat dari jaga orang punya jodoh.” (fwl/fwl)