New Normal, Upacara Adat dan Pernikahan di Malaka Dapat Digelar

oleh -105 views
Rapat terkait Penerapan Tatanan Baru Kegiatan Sosial Kemasyarakatan khusus upacara adat dan pernikahan selama masa pandemi Covid-19 di Aula Kantor Bupati Malaka, pada Jumat (26/06/2020).

MALAKA, suluhdesa.com – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS) membuka rapat terkait Penerapan Tatanan Baru Kegiatan Sosial Kemasyarakatan khusus upacara adat dan pernikahan selama masa pandemi Covid-19 di Aula Kantor Bupati Malaka, pada Jumat (26/06/2020). Dalam pembahasan rapat hari itu ada dua acara kemasyarakatan yang dibahas yakni upacara adat dan pernikahan yang akan dapat  kembali digelar saat memasuki tatanan baru tanggal 15 Juni lalu.

Rencananya dua kegiatan tersebut akan dibuka kembali pada tanggal 15 Juli 2020 mendatang, namun masih menunggu hasil keputusan bersama pada rapat berikutnya tanggal 10 Juli 2020 dan akan disosialisasikan para camat bersama kepala desa di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga:  ‘Satu Jalan’ Pesan Dewa Budjana Kepada Bangsa Indonesia Kembali Bersatu

“Kita akan sepakati bersama pada rapat berikutnya tanggal 10 Juli. Untuk itu, setelah selesai rapat hari ini, para camat bersama kepala desa segera rapat bersama untuk sosialisasikan kepada masyarakat mulai besok sampai tanggal 9 Juli, dan tanggal 10 rapat pemantapan dengar hasil,” ucap Bupati SBS.

Bupati SBS menegaskan kembali bahwa walaupun Malaka Zona Hijau tetapi protokoler kesehatan tetap diperhatikan ketika acara yang dimaksud dapat diadakan kembali.

Baca Juga:  Warga Kelurahan Sukabumi Pasang Portal untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Pemilik acara atau penanggung jawab mengajukan permohonan untuk mendapatkan surat keterangan dari kepala desa, camat dan Kapolsek, Danramil serta Kasatpol PP. Dalam pemantauan, apabila ditemukan pelanggaran prokol kesehatan, maka surat keterangan akan dicabut.Tugas dari kepala desa, Kapolsek, Koramil dan Pol PP adalah memantau kemudian membuat laporan kepada Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka.

Baca Juga:  Pasca Meluapnya Kali Motadelek, Pemkab Malaka Lakukan Pemulihan

“Intinya hanya dua. Yakni tetap menaati protokoler kesehatan agar tidak ditulari dan menulari kepada sesama. Khusus soal soal pernikahan dan urusan adat yang berkenaan dengan acara pernikahan, kita bahas bersama bagaimana pola penerapan terbaik,” kata Bupati SBS.

Rapat persiapan ini dihadiri Bupati Malaka bersama Kepala Perangkat Daerah, Kapolres Malaka, Dandim 1605/Belu, Dan Yonif/744, Tokoh Agama, Camat dan Pers. (fecos/fecos)