Tambang di Matim dan Inkonsistensi Gubernur NTT, “Akar Rumput” Bicara

oleh -600 views
Tim Channel Youtube "Akar Rumput"

SUARA REDAKSI, suluhdesa.com – Polemik izin pendirian tambang dan pabrik semen di Kampung Lingko Lolok dan Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sampai saat ini belum menemukan titik terang. Ada beberapa catatan penting yang tidak bisa dilupakan begitu saja dari permasalahan tersebut.

Pertama, sikap mau menerima investor untuk mendirikan tambang dan pabrik semen oleh Pemerintah Provinsi NTT mengisyaratkan inkonsistensi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat  terhadap komitmen yang telah diucapkan pada saat pidato perdananya sebagai Kepala Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, “tambang bukan pilihan yang baik untuk meningkatkan perekonomian NTT. Tambang akan menutup lahan pertanian masyarakat, dan kerusakan lingkungan yang berisiko banjir dan tanah longsor. Lubang sisa tambang mengandung zat asam berbahaya.”

Apabila hari ini VBL mengambil sikap terbuka kepada pemodal untuk melakukan tambang, maka hal tersebut jelas bertolak belakang dengan apa yang diucapkannya. Tindakan yang tidak sejalan dengan perkataan secara konseptual adalah wujud rendahnya integritas diri. Sikap yang berubah-ubah juga menunjukan inkonsistensi seorang pemimpin.

Baca Juga:  Terkait Bantuan Perumahan, Pemdes Kotabiru Dinilai Mengebiri Hak Masyarakat

Kedua, inkonsistensi tersebut ternyata berdampak pada terbelahnya respon dan sikap publik sehingga menimbulkan kekisruhan. Masyarakat kemudian dapat dengan mudah diadudombakan oleh sikap pemimpin. Yang mendukung tambang tentu beralasan respek terhadap kiat Gubernur NTT untuk menaikan perekonomian daerah. Hati rakyat sangat mudah disetting karena sebuah tujuan yang mulia tersebut. Kenyataannya, tambang bukanlah satu-satunya cara untuk menggenjot perekonomian regional. Apalagi Lingko Lolok dan Luwuk adalah daerah dengan basis pertanian yang potensial dan kawasan karst.

Untuk persoalan tambang dan pabrik semen di Kampung Lingko Lolok dan Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Channel Youtube Akar Rumput mengulasnya secara mendalam. Simak videonya berikut ini;

Baca Juga:  Yosef Tanu, Kabag Umum Kabupaten TTU Ikhlas Tidak Dilantik Jadi Kadis PMD

Sedangkan yang menolak tambang justru memiliki cara pandang yang jauh lebih tajam, kritis dan objektif. Mereka tidak berhenti hanya melihat dari aspek tujuan. Alasan penolakan tambang lebih disebabkan oleh pertimbangan dampak kerusakan lingkungan, ancaman perubahan iklim, terkikisnya basis-basis produksi pertanian, begitu juga dengan persoalan daya dukung dan daya tampung.

Ketiga, berkaitan dengan  upaya pembangunan berkelanjutan. Tambang merupakan pendekatan pembangunan yang bertolak belakang dengan upaya pelestarian lingkungan. Kandungan gamping dan batu kapur di Lingko Lolok diperkirakan habis dalam kurun waktu 60 tahun, dan ketika kegiatan tambang tersebut dipaksakan dampaknya, lingkungan justru berkepanjangan. Komposisi tanah sudah terlanjur rusak serta persoalan bahaya limbah sangat mengancam kegiatan pertanian dan peradaban masyarakat setempat.

Bertolak pada kondisi yang diuraikan sebelumnya, Channel Youtube Akar Rumput terpanggil untuk mengulas tentang pentingnya menolak tambang sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan. Akar Rumput menilai bahwa tambang dan pabrik semen bukan satu-satunya opsi untuk meningkatkan perekonomian. Dalam konten tentang persoalan tambang dan pabrik semen, Akar Rumput menggunakan beberapa sudut pandang lain untuk sampai pada sikap menolak atau mendukung kehadiran tambang.

Baca Juga:  AMARA Minta Pemerintah Segera Cabut Izin Tambang di Matim

Akar Rumput adalah Channel Youtube yang sejak awal dibentuk bertujuan untuk mewujudkan kontrol sosial sosial (basic social of control) terhadap persoalan kebijakan birokrasi, permasalahan politik dan sosial. Materi pada setiap konten bersifat memberikan kritik konstruktif, edukasi dan sarana literasi publik.

Muatan materi mengenai  persoalan tambang dan pabrik semen yang diangkat kali ini bertujuan mengingatkan Pemerintah NTT dan masyarakat tentang konsekuensi tambang yang berbahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup di atasnya.

Selamat menyimak video Youtube Akar Rumput, jangan lupa sertakan dukungan like, komen, subscribe, dan share bila tertarik dengan ulasannya. (Tim Channel Youtube Akar Rumput/Redaksi Media SULUH DESA)