Tips Sederhana Mama Inggracia Usai Panen Kacang Hijau

oleh -194 views
Mama Inggracia De Andrade, warga Dusun Maktihan, Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur sedang membersihkan kacang hijau yang baru dipanen di lahan miliknya.

MALAKA, suluhdesa.com – Mama Inggracia De Andrade, warga Dusun Maktihan, Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berbagi tips sederhana pasca memanen tanaman kacang hijau miliknya yang disimpan dalam jerigen dan dijamin aman selama untuk dijadikan benih pada musim tanam berikutnya ataupun digunakan untuk konsumsi.

Pada hari Minggu (14/06/2020), saat ditemui Media SULUH DESA di kediamannya, Mama Inggracia mengatakan bahwa caranya sangat sederhana. Menurut Mama Inggracia, hal tersebut hanya menggunakan minyak goreng dan jerigen sebagai wadah untuk penyimpanan dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga:  Bupati Malaka Bangga, 99 Persen Masyarakat Sudah Memakai Masker

“Kurang lebih 1 sampai 2 tahun kita bisa simpan. Caranya gampang. Siapkan minyak goreng (jenis apa saja) dan jerigen untuk isi benih kacang hijau,” ucap Mama Inggracia dalam bahasa daerah Bunak.

Ia menjelaskan, setelah memanen kacang hijau, harus dijemur beberapa hari. Setelah itu, benih kacang hijau dibersihkan lalu diminyaki secukupnya, kemudian digosok hingga semua tercampur rata dan kelihatan sampai semua benih mengkilap. Setelah itu lakukan penyortiran terhadap calon benih.

Baca Juga:  Jika Ada Pabrik Semen, Matim akan Bertumbuh Luar Biasa

Dikatakannya, calon benih yang bagus adalah ketika terkena minyak, warnanya tetap hijau cerah, sedangkan calon benih yang tidak bagus kelihatan beda warna yakni hijau gelap.

Lanjutnya, sesuai pengalamannya, benih yang warnanya hijau gelap (saat diminyaki) ini, ketika ditanam di lahan akan tumbuh, tetapi tidak produktif bahkan langsung mati. Sehingga benih kacang hijau ini, hanya untuk dikonsumsi saja seperti untuk bubur kacang hijau, dicampur dengan beras saat masak, dan bisa juga dicampur dengan jagung rebus.

Baca Juga:  86 KK di Desa Kakaniuk Dapat Bantuan Beras dari Kemensos

“Kalau untuk calon benih, setelah disortir, isi dalam jerigen dan tutup rapat. Kemudian simpan di tempat yang aman. Kalau simpan di lantai (baik tanah maupun semen atau keramik) harus alas bagian bawah jerigen dengan papan kayu atau sejenisnya. Kalau musim tanam, itu menjadi benih yang sangat bagus untuk ditanam,” tutup Mama Inggracia. (fecos/fecos)