Jika Covid-19 Berlanjut, Kami Takut Tidak Bisa Tanam Padi Lagi

oleh -214 views
Sawah milik Raul, Warga Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

MALAKA, suluhdesa.com – Di tengah Pandemi Covid-19, masyarakat Desa Lakekun Barat memanen padi milik mereka. Pantauan Media SULUH DESA, terik matahari tak menyurutkan semangat para petani untuk memanen padi. Aktivitas panen padi ini dilakukan pada hari Sabtu (06/06/2020) di Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepada Media SULUH DESA, salah satu warga bernama Raul mengatakan bahwa ia juga menggarap sawah dan saat ini adalah waktunya memanen. Selain menggarap sawah, Raul mengaku jika dirinya bekerja sebagai tukang ojek. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, akibat dari Covid-19 ini, membuat penghasilannya berkurang.

Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran Corona, Pemkot Probolinggo Gelar Rakor dan Simulasi

“Hasil panen ini separuh akan dijual untuk memenuhi kebutuhan lain dan persiapan anak untuk sekolah. Untuk sementara hasil panenan ini menjadi bahan makanan cadangan di masa pandemi Covid-19 ini. Tapi jika pandemi ini berlanjut, kemungkinan cadangan makanan akan habis karena kita takut jadi tidak kemana-mana,” ungkapnya.

Menurutnya, tanaman padi itu adalah tanaman musiman. Jadi kalau pandemi ini berkelanjutan dan masyarakat dirumahkan, maka pekerjaannya seperti tukang ojek akan terhambat. Sementara itu, jika menanam padi harus menyiapkan pupuk dan beli di toko.

Baca Juga:  Terkait Covid-19, Pemkot Surabaya Diminta Perhatikan Rumah Sakit Swasta

“Nah itu uang mau ambil dari mana. Kalau saya ojek, saya dapat uang untuk beli pupuk, dan lain sebagainya untuk modal menanam padi. Ini tidak bisa sama sekali. Saya cemas, kami tidak bisa tanam padi lagi. Semoga pandemi ini cepat berakhir, supaya kami bekerja tanpa ada rasa takut dan khawatir,” tandasnya sambil dijawab setuju oleh warga yang lain.

Baca Juga:  Pagi ini Jalani Rapid Test di Naibonat, Gugus Tugas Covid-19 NTT Telah Temukan 2 Driver Rental

Sementara itu, Kepala Desa Lakekun Barat Luan Martinus mengatakan bahwa, jika pandemi Covid-19 ini berlanjut, maka petani akan kekurangan bahan makanan. Untuk itu, Kades Luan berharap supaya ada bantuan lain selain BST, BLT dan yang lainnya di tengah wabah ini, jika wabah ini masih berlanjut.

“Saya kasihan dengan masyarakat saya. Mereka mau makan apa nanti. Tapi kita berharap, wabah ini cepat berlalu, supaya kita dapat beraktivitas dengan normal,” harapnya. (fecos/fecos)