oleh

PKS Kota Kupang Beri Bantuan APD dan Asupan Gizi untuk Tenaga Medis

KUPANG, suluhdesa.com – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kupang mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk konkrit kepedulian PKS untuk memenuhi kebutuhan APD dan Asupan gizi yang dikeluhkan para dokter dan tenaga medis di rumah sakit WZ. Yohanes dan SK Lerik sebagai rujukan Pemerintah yang tengah menangani pasien Covid-19.

“Bantuan ini juga bentuk solidaritas dan dukungan moril kepada rekan-rekan tenaga medis yang berjuang di garda terdepan dalam menghadapi Covid-19. Bantuan APD dan Asupan Gizi dari PKS juga disalurkan tidak hanya di dua tempat melainkan di titik-titik keramaian, seperti di patung kirab, bundaran El Tari, dan lain-lain,” kata Sukriman pada hari Kamis (02/04/2020).

Baca Juga:  Benny Susetyo; Hari Buruh, Bangun Solidaritas

Sukirman menambahkan saat menyerahkan bantuan APD yang diterima langsung oleh Perwakilan Tim Medis di RS. Yohanes Kupang.

“Mungkin bantuan ini memang tidak seberapa dibandingkan kebutuhannya karena itu PKS mengajak seluruh komponen bangsa untuk bahu membahu dan tergerak untuk menggalang solidaritas bantuan dan kepedulian,” ujarnya.

Sementara Ketua DPW PKS NTT, Anwar Hajral, S.T juga berharap pada Pemerintah agar distribusi APD yang telah didatangkan bisa dilakukan dengan cepat dan merata sesuai kebutuhan tenaga medis di berbagai rumah sakit.

Baca Juga:  Tangani Covid-19 Dinkes NTT Gelar OJT; 254 ODP, Tidak Ada Lockdown

Menurut dia, untuk memenuhi kekurangan, Pemerintah harus lebih sigap dan cepat menggalang bantuan dari sektor swasta dan masyarakat luas.

Mantan Anggota DPRD NTT ini menekankan kepada seluruh struktur dan kader PKS se NTT menjadi bagian yang bisa menyosialisasikan kepada warga untuk membangun kesadaran tentang perlunya menjaga kesehatan, kebersihan, menjaga jarak atau “social distancing” bahkan karantina mandiri di rumah masing-masing.

Baca Juga:  Pandemi Perspektif Agama: Lindungi Diri dan Sesama Bukti Kecintaan Kepada Tuhan

Dia juga mengajak kader PKS berperan aktif dalam melaksanakan dan mengedukasi masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan yang diinstruksikan pemerintah dan tenaga medis mulai dari penerapan jarak sosial dan karantina kesehatan mandiri. (taufik/taufik)

Komentar

News Feed