Danrem 081/DSJ Terima Arahan Terkait Penanganan Covid-19 di Jatim

oleh -167 views
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki bersama Forkopimda Kota Madiun melakukan Video Conference (Vicon) dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe P.B. dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, bertempat di Mapolres Madiun Kota, Jl. Pahlawan No. 16 Kota Madiun, Minggu (29/03/2020).

MADIUN, suluhdesa.com – Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki bersama Forkopimda Kota Madiun melakukan Video Conference (Vicon) dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe P.B. dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, bertempat di Mapolres Madiun Kota, Jl. Pahlawan No. 16 Kota Madiun, Minggu (29/03/2020).

Vicon yang dilaksanakan tersebut guna membahas tentang langkah-langkah dan upaya penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Dalam Vicon itu, Gubernur terlebih dahulu menyampaikan update terbaru penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, yaitu 77 Positif, 307 PDP, 4568 ODP, Sembuh 8 serta 4 meninggal dunia.

Ia juga mengatakan, jika ke depan akan melakukan karantina selama 14 hari, apabila terdapat Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dan jika sudah selesai dalam karantina, barulah mereka dipersilahkan keluarganya untuk menjemput dengan cara bergantian.

Baca Juga:  Pengelola Dana Covid-19: Antara Ancaman Mati Akibat Corona dan Korupsi

Sedangkan Kapolda dalam arahannya menegaskan, bahwa Polda Jatim di bantu oleh Kodam V/Brawijaya telah banyak mengambil langkah-langkah, antara lain dengan melakukan himbauan dan pembubaran massa, serta membuat pernyataan bagi mereka yang masih ditemukan nongkrong di luar.

Sementara itu, menyikapi penyebaran Covid-19, Pangdam menilai perlu dilakukannya upaya untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dengan bahasa-bahasa yang mudah diterima, agar mereka dapat mematuhi himbauan dari Pemerintah.

Baca Juga:  Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki: Jadikan Olahraga Sebagai Kebutuhan

Setelah menerima berbagai arahan dan penyampaian tersebut, Danrem menyampaikan kesiapannya untuk dapat menindaklanjuti dengan senantiasa berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai unsur terkait dan juga tentunya masyarakat. Karena menurutnya, khusus untuk penanganan Covid-19 ini, diperlukan kesadaran dan kepedulian dari semua pihak untuk dapat mencegah dan memutus rantai penyebarannya. (fwl/fwl)