Cegah Corona, Himakeb Kupang Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Kota Bajawa

oleh -300 views
Alumni Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bajawa (HIMAKEB)-KUPANG foto bersama usai melakukan penyemprotan desinfektan di Kota Bajawa untuk mencegah penyebaran virus corona pada hari Jumat (27/03/2020) siang.

BAJAWA, suluhdesa.com – Menyikapi makin maraknya penyebaran virus corona atau Covid-19, pada hari Jumat (27/03/2020), dalam rangka memperingati hari ulang tahun Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bajawa (HIMAKEB)-KUPANG yang ke-9, para alumni bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada melakukan penyemprotan desinfektan di kota bajawa.

Kegiatan penyemprotan dilakukan secara sukarela yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 di Kota Bajawa sebagai Kota Kabupaten Ngada. Hal ini dilakukan Alumni Himakeb-Kupang  sebagai upaya sterilisasi dan  memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19.

Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik yakni: Terminal Watu Jaji,  tempat-tempat yang ada mesin ATM, Gereja, Masjid, dan tempat-tempat umum lainnya yang sering dikunjungi masyarakat luas.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 0820/Lumbang Dampingi Petugas Kesehatan Lakukan Rapid Test Kepada Warga Desa Tandonsentul

Koordinator alumni Himakeb-kupang, Tarsisius D. nawa, Nasario Neta Fono, dan Basilius Loke Mita menyampaikan, “alat dan bahan desinfektan diperoleh secara sukarela dari anggota dan kegiatan ini didukung oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada”.

“Kita menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Ngada untuk mematuhi segala himbauan dan arahan sesuai protokoler pemerintah.  Mari kita saling bekerja sama. Menjaga pola hidup sehat, membatasi relasi terutama kontak langsung, batasi segala aktifitas dalam kerumunan massal, lindungi diri dan keluarga anda,” tegas Nawa yang diamini oleh Neta Fono dan Loke Mita.

Baca Juga:  Paul Edmundus Talo; Pelaku Kriminal Asal NTT di Bali Bikin Malu Kita

Ketiganya berharap, pemerintah melalui dinas kesehatan dan gugus tugas terus melakukan sosialisasi, membenahi segala sarana prasarana rumah sakit terlebih penyaluran APD untuk tenaga medis di setiap Puskesmas. Mereka juga meminta supaya Pemerintah Kabupaten Ngada melakukan pengawasan intensif terhadap para pengunjung dari luar daerah lebih khusus yang datang lewat Bandara Turelelo Soa. (R.Nanga/fwl)