Cegah Corona, Dinkes Kabupaten Malaka Semprotkan Kendaraan dengan Disinfektan

oleh -186 views
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Malaka Paskalia Frida Fahik, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Kasat Polisi Pamong Praja Daniel Bria, serta Aparat Kepolisian Resor Malaka bersinergi bahu membahu menghentikan setiap kendaraan yang datang dari luar kota guna di semprot menggunakan cairan disinfektan.

MALAKA, suluhdesa.com – Pemerintah Kabupaten Malaka, NTT, terus melakukan mitigasi sebagai upaya pencegahan terjadinya penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satunya dengan melakukan  penyemprotan disinfektan di setiap kendaraan yang datang dari luar kota pada hari Kamis (26/03/2020).

Terpantau Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Malaka Paskalia Frida Fahik, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Kasat Polisi Pamong Praja Daniel Bria, serta Aparat Kepolisian Resor Malaka bersinergi bahu membahu menghentikan setiap kendaraan yang datang dari luar kota guna di semprot menggunakan cairan disinfektan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Malaka kepada media ini mengatakan, “penyemprotan disinfektan kita lakukan bersama Dinas Kesehatan, Pol PP, Anggota Polres dilaksanakan mulai dari perbatasan pintu masuk Kabupaten Malaka yaitu dari Desa Lamea, Kecamatan Wewiku hingga Welaus.”

Baca Juga:  PAN; Belasungkawa untuk Korban Corona, Siap Salurkan 10.000 APD

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka Paskalia Frida Fahik kepada media ini menjelaskan, “disinfektan sangat berguna untuk membersihkan benda dari berbagai macam virus dan bakteri, termasuk virus corona. Salah satu benda yang tak boleh lupa untuk disemprot disinfektan adalah kendaraan baik diluar maupun didalamnya.”

“Kendaraan sangat rentan membawa virus dan bakteri dari suatu tempat. Hal itu karena kendaraan tersebut membawa manusia, barang, atau koper, kerap bersentuhan secara langsung dengan debu maupun kotoran dan berpindah ke tempat yang jauh dalam waktu cepat. Penyemprotan disinfektan untuk seluruh kendaraan ini. Saya kira ini sesuai dengan standar WHO juga,” tegas Frida. (edi.s/edi.s)