Empat WNA Ilegal Asal Tiles Dideportasi, Kapolres Malaka Bantu Antar

oleh -453 views
4 Warga Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang memasuki Wilayah Republik Indonesia (RI) secara ilegal dengan menyeberangi sungai Motamasin, Kampung Haslot, Dusun Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, hari Selasa (24/03/2020) ditangkap aparat Polres Malaka dideportasi ke negara Timor Leste hari ini Rabu (25/03/2020).

MALAKA, suluhdesa.com – Sebanyak empat pelintas batas ilegal asal Negara Timor Leste resmi dideportasi ke negara asalnya Republik Demokratik Timor leste (RDTL) dan diantar langsung oleh Kapolres Malaka AKBP. Albertus Neno hari Rabu (25/03/2020).

Baca juga; https://suluhdesa.com/2020/03/24/cegah-corona-kapolres-malaka-tangkap-wna-ilegal-asal-tiles/

Kapolres Malaka AKBP Albertus Neno kepada media ini mengatakan ini adalah bukti keseriusan Polri, PLBN, Imigrasi dan karantina termasuk pemerintah daerah.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Serda Marthen Manggoa Semprot Disinfektan ke Rumah Warga

“Beberapa waktu lalu baik di Jakarta maupun di tingkat Pemerintah Provinsi NTT kami mendapat arahan harus memperketat wilayah perbatasan. Berkat kerjasama semua pihak dan hasil laporan masyarakat maka kita berhasil mengamankan empat orang tersebut yang memasuki wilayah NTT dengan jalur ilegal tanpa dokumen. Selanjutnya kita serahkan ke pihak PLBN lalu dikembalikan ke negara asalnya. Kedepan kita akan memperketat wilayah perbatasan, membangun koordinasi dengan semua pihak agar bersama memantau setiap pelintas batas ilegal demi keamanan dan mencegah masuknya virus Covid-19 (virus corana),” tegas AKBP. Albert.

Baca Juga:  Satbrimob Polda Kepri Semprot Desinfektan di Lapas Kelas II A Batam

AKBP. Albert menambahkan bahwa, “dari hasil pemeriksaan pihak medis, dr. Herni yang bertugas dikarantina kesehatan Pelabuhan Kelas 3 Kupang wilayah kerja PBD Metamuak menjelaskan dari hasil pemeriksaan keempat orang pelintas batas ilegal ini sementara tidak terjangkit penyakit Covid-19.”

Pantauan Media SULUH DESA, selanjutnya keempat orang pelintas batas tersebut diserahkan ke petugas Imigrasi untuk dideportasi ke negara asalnya Timor Leste. (edi.s/edi.s)