Bupati Malaka Perintahkan Dinas PUPR untuk Perbaiki Jalan Longsor

oleh -138 views
Bupati Malaka saat meninjau badan jalan yang longsor pada ruas jalan Lotas – Naiusu – Kecamatan Rinhat – Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

MALAKA, suluhdesa.com – Bupati Malaka Stefanus Bria Seran memerintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka Yohanes Nahak dan jajarannya untuk segera memperbaiki bahu jalan yang longsor pada ruas jalan Lotas – Naiusu – Kecamatan Rinhat – Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca juga; https://suluhdesa.com/2020/03/12/kadis-pupr-malaka-pantau-lokasi-longsor-akan-dilaporkan-ke-bupati-sbs/

Perbaikan bahu jalan yang longsor agar memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan menghindari longsor yang lebih besar yang merusak badan jalan.

Baca Juga:  Satpol PP Kabupaten Malaka Tegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Bupati mengatakan hal itu saat turun dari mobilnya melihat kondisi bahu jalan yang longsor di Lotas, Rinhat, Kamis ( 12/03/2020) kemarin.

Selain meminta Dinas PUPR, Bupati juga meminta seluruh pimpinan Perangkat Daerah mengangkut batu membuat lingkaran dan tanda di titik longsor sebagai peringatan bagi pengguna jalan agar berhati-hati melewati titik longsor itu.

Baca Juga:  Absen Lagi di Sidang Praperadilan Wartawan Sergap, Kapolres Malaka Inkonsisten

Kabid Bina Marga Lorens Haba dalam kesempatan yang sama kepada wartawan mengatakan pihaknya segera menghubungi pihak kontraktor supaya segera mengerjakan bahu jalan yang longsor.

Pekerjaan ini bisa menggunakan dana pemeliharaan oleh kontraktor. “Sesuai aturan jalan yang rusak itu masih tanggung jawab kontraktor karena untuk pekerjaan hotmix kontraktor bertanggung jawab dalam hal pemeliharaan selama dua tahun. Tadi bahu jalan yang longsor itu kita sudah lihat dengan Pak Bupati. Bila dilihat dari posisi longsor maka perlu dibuat bronjong dari bawah dalam bentuk tangga dan trap supaya tidak longsor. Kita sudah hubungi kontraktor agar segera dikerjakan karena bila dibiarkan akan menimbulkan kerugian semakin besar karena bisa merusak badan jalan,” tegasnya. (edi.s/edi.s)