Soal ADD Oematnunu, Kajari Shirley Manutede; Saya Akan Tindak Tegas

oleh -191 views
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Shirley Manutede, SH., MH

OELAMASI, suluhdesa.com – Saat ini anggaran dana desa (ADD) di Desa Oematnunu, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT menjadi polemik sehingga membuat sejumlah aktivis menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Kupang hari Rabu (11/03/2020).

Dilansir dari Kriminal.co terkait dengan polemik adanya dugaan korupsi pada pengelolaan Anggaran Dana Desa di Desa Oematnunu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Shirley Manutede, SH., MH angkat bicara.

Kajari Kabupaten Kupang Shirley Manutede, SH., MH yang dihubungi wartawan via HP selulernya pada Kamis (12/03/2020) mengaku siap mempelajari kasus ADD di Desa Oematnunu, Kabupaten Kupang.

Baca Juga:  HUT TNI Ke 74, Anggota Polres Kabupaten Kupang Terobos Brigif 21/Komodo

Namun, katanya, sebelum mencapai pada titik itu, dirinya meminta kepada Bupati Kupang Korinus Masneno mengambil sikap dengan cara memerintahkan inspektorat agar segera dilakukan audit terhadap pengelolaan ADD di Desa Oematnunu.

“Saya pikir pemerintah setempat segera ambil sikap dengan cara memerintah inspektorat untuk segera dilakukan audit,” kata mantan Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang ini.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Ajak Masyarakat Mexico Kunjungi Pariwisata di NTT

Menurutnya, jika hasil audit dari inspektorat ditemukan adanya penyelewengan ADD Desa Oematnunu maka dirinya akan bersikap sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dirinya mengakui jika Presiden RI Joko Widodo mengimbau agar dilakukan pendampingan terhadap pengelolaan ADD yang dikelola oleh para Kepala Desa.

Namun, katanya, bukan berarti para kepala desa yang melakukan tindak pidana korupsi atau penyelewengan Dana Desa bersembunyi dibalik imbauan presiden.

Baca Juga:  Jika Dana Desa Tidak Cair Segera, Sebaiknya Menteri Desa Diganti

“Jika ada indikasi korupsi saya pasti tindak tegas agar tidak terjadi penyelewengan Dana Desa dan agar bisa menyelamatkan Dana Desa,” tegas Shirley. (vrg/www.kriminal.co)