Sistem Pembayaran dengan QRIS itu Sangat UNGGUL

oleh -483 views
Ahli Bidang Sistem Pembayaran KUR dan Administrasi BI Edy Djunaedy, Kepala BI I Nyoman Ariawan, dan Kepala Unit Pengawasan Sistem Pembayaran PUR Keuangan Ni Luh Putu Sri Shandy

KUPANG, suluhdesa.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT siap mensukseskan penyelenggaraan Pekan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) serentak secara nasional pada hari Senin (0/03/2020) sampai Sabtu (14/03/2020). Hal ini  disampaikan  Kepala Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, dalam kegiatan media briefing Pekan QRIS Nasional kepada para awak media di Aula lantai 2 Gedung BI Selasa (10/03/2020).

I Nyoman Ariawan menjelaskan, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standar nasional QR Code pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia.

Menurut Nyoman, semua Bank dan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran(PJSP) berbasis QR (termasuk PJSP asing) wajib menggunakan QRIS. bahwa QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

Baca Juga:  Pemprov NTT ‘Sunat’ Dana BOS SLB Rp 11,5 M

QRIS yang diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019 bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dengan berbagai keunggulannya.

Ayo Katong Pake QRIS

Dijelaskannya, penggunaan merchant di Indonesia sampai dengan 28 Februari 2020 adalah 2,7 juta merchant. Sedangkan di NTT 10.533 Merchant sementara di Kota Kupang sendiri baru 3.041 Merchant.

“Minggu lalu kami sudah bertemu perbankan dan PJSP yang sudah diberikan izin oleh BI. Kami berusaha mempercepat proses penggunaan QRIS lebih banyak lagi,” ungkap Nyoman.

Masih menurut Nyoman pada hari puncak nanti tanggal 14 Maret akan dihadiri Gubernur NTT bersama Komisi XI DPR RI yang akan melepas peserta Fun Colour Run 1000 orang dengan rute yang sudah ditentukan.

Sementara itu Ahli Bidang Sistem Pembayaran KUR dan Administrasi BI, Edy Djunaedi menyampaikan pekan QRIS sudah dimulai tanggal 2 Maret dengan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan talkshow di TVRI dan RRI, edukasi dan sosialisasi di Universitas Nusa Cendana, SMAK Giovani, dan Forum komunikasi umat beragama.

Baca Juga:  Cegah Pandemik Covid-19, Marius Imbau Masyarakat NTT Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Kegiatan ini berlangsung sampai hari puncak pekan QRIS Nasional  tanggal 14 Maret 2020.

“QRIS disambut luar biasa karena dengan QRIS diharapkan lebih masif, menambah nilai transaksi, lebih cepat,” jelas Edy.

Kesempatan yang sama Kepala Unit Pengawasan Sistem Pembayaran PUR Keuangan Inklusif Ni Luh Putu Sri Shandy menyampaikan, QRIS mempunyai banyak keunggulan yaitu (UNGGUL): universal, gampang,untung dan langsung.

UNIVERSAL, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di dalam dan luar negeri.

GAMPANG, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam aplikasi  ponsel.

Baca Juga:  MAWU dan Galeka Uyelewun Kupang Audiensi Dengan Satgas Covid-19 NTT

UNTUNG, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel.

LANGSUNG, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

“Semua Merchant teraplikasi dengan satu saja yaitu QRIS asal ada listrik, signal dan tentunya ada dana,” jelasnya.

Pekan QRIS Nasional akan hadir Gubernur NTT, seluruh Forkopimda, Kapolda, Kajati seluruh jajaran Perbankan baik yang Bank maupun non bank, serta seluruh masyarakat Kota Kupang.

Kegiatan puncak pekan QRIS Nasional hari Sabtu (14/03/2020) juga akan dimeriahkan  dengan artis ibukota, 1000 pelari dari seluruh unsur baik TNI, Polri, Perbankan dan masyarakat umum di jalan El Tari Kota Kupang. (Vrg/Vrg)