Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Resmikan Rumah Persemayaman Yayasan Budi Luhur

oleh -412 views
Rumah Persemayaman Yayasan Budi Luhur di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur akhirnya diresmikan pemanfaatannya oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Senin (09/03/2020) siang.

PROBOLINGGO, suluhdesa.com – Rumah Persemayaman Yayasan Budi Luhur di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur akhirnya diresmikan pemanfaatannya oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Senin (09/03/2020) siang.

Peresmian yang dilaksanakan bersamaan dengan reses masa persidangan II tahun 2020 Hasan Aminuddin sebagai wakil rakyat ini ditandai dengan pengguntingan pita yang menutupi prasasti peresmian yang ditanda tangani oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Perwira Penghubung Kodim 0820 Probolinggo, Ketua Yayasan Budi Luhur Samuel dan segenap pengurus, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, Forkopimka Kraksaan, Kepala Desa Asembakor HM Zaenullah, Ketua RT/RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Kraksaan.

Ketua Yayasan Budi Luhur Samuel mengungkapkan kehadiran rumah persemayaman Yayasan Budi Luhur ini menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Probolinggo khususnya di Kecamatan Kraksaan ini begitu luar biasa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo khususnya kepada Bapak H. Hasan Aminuddin yang telah menjadi teladan dan contoh bagi kita semua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh dengan toleransi dan saling menghormati,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Probolinggo Kota Backup Pemberlakuan Jam Malam di Kota Probolinggo

Menurut Samuel, rumah persemayaman ini akan difungsikan sebagai tempat peristirahatan jenazah sementara sebelum dibawa ke tempat peristirahatan terakhir. Disinilah ditempatkan jenazah serta para keluarga berkumpul melakukan kegiatan ritual adat istiadat dan upacara lainnya.

“Saya berharap dengan adanya rumah persemayaman ini akan semakin menguatkan nilai-nilai toleransi keberagaman di antara kita sebagai umat beragama. Ke depan saya sangat berharap dukungan dari warga masyarakat sekitar dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Persemayaman Yayasan Budi Luhur ini sehingga kebersamaan, keharmonisan dan toleransi di antara sesama umat beragama akan makin terjalin lebih baik,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Asembakor HM Zaenullah menyampaikan dalam proses pendirian Rumah Persemayaman Yayasan Budi Luhur ini banyak sekali lika liku bahkan penolakan yang dilakukan oleh masyarakat. Tetapi setelah diberikan pemahaman tentang fungsi dari keberadaan rumah persemayaman ini akhirnya masyarakat dapat menerimanya.

Baca Juga:  KUB St. Teresa Avila dan St. Polikarpus Dikukuhkan, Layani Umat Dengan Persaudaraan

“Semoga kedepannya kerukunan antara umat beragama antar etnis di wilayah Kabupaten Probolinggo, khususnya Desa Asembakor Kecamatan Kraksaan bisa semakin baik. Saya mohon maaf apabila selama ini banyak salah dan dosa baik disengaja maupun tidak,” ungkapnya.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Asembakor yang telah meletakkan fondasi di desanya. Dimana pondasinya mengamalkan “wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin”.

“Saat ini sudah tidak boleh lagi bertanya agamamu apa dan etnismu apa? Hal ini karena kita sudah dewasa dan sudah bukan zamannya bertanya kepada teman dan kenalannya agamamu apa. Semua ini sudah tidak boleh lagi ada di bumi Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Hasan menjelaskan rumah persemayaman ini adalah rumah transit untuk mengumpulkan saudara dan sanak famili yang dari jauh-jauh. Hal itupun tidak akan mungkin sampai 7 hari. Maksimal 3 hari dan langsung dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya, baik ke Rangkang maupun Wonoasih tergantung wasiat yang disampaikan kepada keluarganya. Ini adalah rumah transit bagi yang meninggal dunia. Asal dari tanah, hidup di atas tanah dan kembali ke bawah tanah.

Baca Juga:  Disperindag Jatim Bagikan Masker Kepada Pedagang Pasar Keputran Surabaya

“Oleh karena itu saya berharap kepada Rumah Persemayaman Yayasan Budi Luhur agar dalam setiap kegiatannya untuk selalu melibatkan warga sekitar. Terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang telah tidak mempersoalkan karena memang tidak harus dipersoalkan,” tegasnya.

Sehubungan dengan masa reses, Hasan menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI dalam menjalankan tugas dan fungsinya selalu bermitra dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Perhutani dan Perum Bulog.

“Nantinya bantuan sosial akan saya berikan kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo mulai dari bantuan benih ikan, bibit pohon, alat mesin pertanian dan lain sebagainya. Doakan saya kuat dan mampu menjalankan amanah sebagai Pimpinan Komisi IV DPR RI ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Senopati/Senopati)