Ribuan Goweser Meriahkan Even Genggong Go Green

oleh -413 views
Ribuan goweser tersebut dilepas di depan halaman P5 Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong sekitar pukul 07.00 wib.

PROBOLINGGO, suluhdesa.com – Sebanyak 3.200 goweser turut memeriahkan Genggong Go Green (G3) yang digelar oleh Pondok Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong di Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur pada hari Minggu (08/03/2020) pagi.

Genggong Go Green yang sudah memasuki perhelatan kedua ini menyediakan hadiah utama berupa Umroh gratis. Kali ini, panitia menyediakan 3 (tiga) jalur meliputi jalur Mountain Bike (MTB), jalur road bike dan jalur fun bike.

Ribuan goweser tersebut dilepas di depan halaman P5 Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong sekitar pukul 07.00 wib. Sebelum dilepas, terlebih dahulu mereka melakukan edukasi pencegahan virus corona dengan senam cuci tangan yang dipandu oleh petugas dari Polres Probolinggo dan Puskesmas Pajarakan.

Meskipun pelepasan dilakukan pada pukul 07.00 wib, namun ribuan goweser tersebut sudah memadati area halaman P5 Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong sebelum pukul 06.00 wib. Mereka berasal dari dalam dan luar Kabupaten Probolinggo. Tidak hanya dari kalangan dewasa, namun banyak anak-anak yang ikut serta memeriahkan kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Jembatan Jompo dan 10 Bangunan Toko di Jember Ambruk Akibat Longsor

Genggong Go Green ini dilepas secara resmi oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Gus Mohammad Haris didampingi Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Wakil Walikota Probolinggo M. Soufis Subri, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo, Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim serta segenap keluarga besar jajaran Polres Probolinggo.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Gus Mohammad Haris mengungkapkan dalam Genggong Go Green ini akan banyak belajar bagaimana menjaga alam dan sampah. Oleh karena itu para goweser biasakan untuk memungut sampah dan jangan sampai membuang sampah.

Baca Juga:  Minta Umat Jangan Bicara HTI di Medsos, Gereja Harus Cerdas

“Apalagi bumi bagaimanapun juga bukan warisan dari nenek moyang kita, tetapi pinjaman dari anak cucu kita. Paling tidak kita harus bisa mengembalikan bumi ini dalam kondisi sama saat kita menikmati alam. Akan banyak edukasi yang bisa diperoleh dalam kegiatan ini. Terima kasih kepada semua komunitas ontel, MTB, road bike dan fun bike. Tajuknya Poko’e Mancal,” katanya.

Usai dilepas secara resmi, mereka kemudian mengelilingi jalanan beraspal di kawasan pemukiman warga dan jalanan setapak pedesaan hingga kembali finish di halaman P5 Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Untuk road bike, jalur yang dilalui dari garis start menuju Pasar Ketompen hingga simpang 3 arah Desa Sumbersecang. Dari simpang 3 Desa Condong belok kiri hingga Desa Wangkal. Dari Pasar Wangkal finish Pos 1 di Balai Desa Sentul, Kecamatan Gading untuk melakukan penanaman pohon.

Baca Juga:  Plt Kadinkes Kediri Sembuh, Berikut Cerita dan Tipsnya Hadapi Corona

Kemudian lanjut menuju Simpang 3 Pasar Senin Kecamatan Besuk berlanjut melewati Kecamatan Pakuniran hingga transit di Pos 2 Polsek Paiton. Dari sini ribuan goweser menggunakan jalur Pantura sampai simpang 3 Pajarakan dan finish di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Sementara untuk jalur MTB dan Fun Bike menempuh jalur sepanjang 14 kilometer. Dari garis start menuju arah selatan melewati Desa Selogudig Wetan, Brani Wetan hingga Satrean. Dari sini peserta masuk ke utara melewati Desa Sumbersecang hingga Desa Temenggungan dan melakukan penanaman pohon di Desa Karanggeger. Kemudian menyusuri pinggir sungai dan finish di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. (Senopati/Senopati)