Antisipasi Penyebaran Corona, Pemkot Probolinggo Gelar Rakor dan Simulasi

oleh -283 views
Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kota Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin pada Sabtu (07/03/2020) siang di Ruang Edelweis RSUD dr Moh Saleh.

PROBOLINGGO, suluhdesa.com – Merebaknya berita tentang virus corona (Covid-19) masih terus berlanjut, baik itu di tingkat nasional maupun internasional. Menyikapi hal ini, setiap kepala daerah diminta tanggap dan melakukan upaya antisipasi sejak dini. Untuk itu, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin pada Sabtu (07/03/2020) siang di Ruang Edelweis RSUD dr Moh Saleh.

Tidak hanya rakor, kegiatan tersebut disertai simulasi yang dilakukan tim medis RSU dr Moh Saleh. Wali kota bersama Forkopimda juga meninjau ruang isolasi sebagai langkah antisipasi.

Wali Kota berpesan agar masyarakat tidak terlalu panik, namun harus tetap waspada. Pemerintah sudah mengambil langkah agar penanganan secara medis dipersiapkan, baik SDM maupun fasilitas serta ruangan isolasi bagi penderita.

Baca Juga:  78 PPDP di Kecamatan Malaka Tengah Ikuti Screening Covid-19

“Dengan menyebarnya penderita Covid 19 di beberapa negara, kita juga melakukan upaya preventif. Salah satunya kapal pesiar yang biasanya bersandar di pelabuhan Probolinggo membawa turis asing  untuk sementara kita tunda. Jadwal kapal pesiar sudah ada, namun selama WHO belum memberikan statement aman kita tidak berani memberikan izin bersandar dan berkunjung ke sini,” ujar wali kota.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mohammad Soufis Subri, Dandim 0820,  Kejari,  Wakapolres, Komandan Subdenpom, Komandan Yon Zipur X, Sekda, Asisten, Kepala OPD, Camat dan agen travel se kota ini sebagai bentuk kebersamaan dalam mengantisipasi penyebaran  Covid-19.

Mereka menyimak pemaparan dari para narasumber. Diantaranya dr Nurul Hidayati, Plt Kepala Dinkes yang menjelaskan tentang virus corona, bagaimana gejalanya, cara penularannya serta pencegahannya. Ia juga menjelaskan peran dari masing-masing.OPD untuk mendukung upaya pencegahan Covid-19.

Baca Juga:  Terbaru, Ada 301 ODP Covid-19 di Provinsi NTT

“Yang terpenting menjaga kebersihan dengan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir setiap kali melakukan aktivitas atau sesudahnya. Terapkan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk dan bersin. Gunakan masker jika flu/batuk serta berobat ke fasilitas kesehatan terdekat, tingkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi gizi seimbang serta olahraga teratur,” urainya.

Dokter Ida, panggilan akrabnya juga meminta para agen travel selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Termasuk menelusuri dokumen perjalanan, jika ada wisatawan yang sakit mirip gejala Covid-19, diminta menghubungi rumah sakit terdekat.

Baca Juga:  Tidak Terpuji, OTG di Mabar Berdebat Dengan Tim Medis

Narasumber kedua, Kepala Kesehatan Pelabuhan kelas II Probolinggo, FX Budiyono juga memaparkan materi serupa namun khusus upaya pencegahan dan penanganan melalui pintu masuk pelabuhan. Sementara Dandim 0820 Letkol Inf. Imam Wibowo  dan Wakapolresta Kompol  Teguh Santoso menyatakan dukungan kepada pemkot terkait upaya pencegahan tersebut.

Dalam sesi dialog juga sempat ditanyakan oleh salah satu travel, “Bagaimana mengetahui suspect Covid 19 dan biaya pengobatan apakah ditanggung?”.

Menurut dr Ida, “seseorang dikatakan suspect Covid-19 jika sudah melalui proses pemeriksaan lanjutan oleh tim medis. Biaya ditanggung pemerintah apabila status pasien dalam pengawasan,” jawabnya. (Senopati/Senopati)