Dua Mahasiswa STIPAS KAK yang KKN di Bukapiting Kerja Bakti Bersama Umat

oleh -547 views
Valentinus Kopong Masan dan Kanisius Kikhau adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK) sedang melaksanakan KKN di Paroki Sto. Yakobus Rasul Bukapiting, Desa Sidongkomang, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

ALOR, suluhdesa.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dijalankan oleh dua Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK) di Paroki Sto. Yakobus Rasul Bukapiting, Desa Sidongkomang, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bukan saja belajar tentang kehidupan menggereja semata, namun mereka juga terlibat aktif bersama umat dan masyarakat melaksanakan bakti sosial pada hari Jumat (06/03/2020).

Kegiatan bakti sosial berlokasi Desa Sidongkomang RW 04 tepat di jalan raya yang menghubungkan jalan Desa Sidongkomang dan jalan Trans Alor. Kegiatan bakti Sosial dihadiri oleh masyarakat dan juga umat Paroki Sto. Yakobus Rasul yang berada di Komunitas Umat Basis (KUB) Bunda Kristus.

Ketua Komunitas Umat Basis (KUB) Marthinus Asamani mengatakan kegitan bakti ini merupakan tanggung jawab bersama baik Pemerintah Desa maupun Komunitas Umat Basis (KUB) untuk saling menjaga dan merawat keindahan daerah atau desa.

Baca Juga:  Jelang HUT Bhayangkara ke-74, Polsek Cikarang Pusat Gelar Baksos

Lanjut Marthinus kegiatan yang dijalankan bukan saja bakti sosial, namun ada kegiatan- kegiatan lain yang juga melibatkan masyarakat, seperti kegiatan arisan pembuatan rumah permanen.

Valentinus Kopong Masan mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN ) di Paroki Sto. Yakobus Bukapiting menjelaskan kurang lebih 2 bulan lebih dirinya bersama Kanisius Kikhau menjalankan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di tempat ini.

Baca Juga:  Misi Kepada Umat, Kaum Religius Tidak Cukup Berdoa Dalam Biara

“Kami bukan saja belajar tentang ilmu pastoral dan mengurus tentang Gereja semata, namun kami juga bisa terlibat dalam kegiatan – kegiatan kemasyarakatan diantaranya bakti sosial ini. Semoga kehadiran kami di tempat ini bisa belajar dan berbagi semangat bersama umat,” ucapnya.

Kurang lebih 3 jam, sepanjang jalan yang menjadi titik fokus pekerjaan dapat diselesaikan dengan bergotong royong bersama. (vallo/vallo)