Sebanyak 3.200 Peserta Mendaftar untuk Mengikuti Pesparani Tingkat Provinsi NTT

oleh -568 views
Ketua Umum Panitia Pesparani Provinsi NTT Tahun 2020 Sinun Petrus Manuk

KUPANG, suluhdesa.com – Untuk Pesparani Provinsi NTT saat ini di Sekretariat sedang finalisasi rekapitulasi peserta. Mendekati final, sudah terdaftar peserta sekitar 3.200 orang dari 1 Kota Kupang dan 21 Kabupaten yang ada di Provinsi NTT.

Ini dijelaskan Ketua Umum Panitia Pesparani Provinsi NTT Tahun 2020 Sinun Petrus Manuk melalui Humas Pesparani Fidelis Nogor yang diterima Media SULUH DESA pada hari Senin (02/03/2020) pukul 17.00 wita.

Menurut Sinun Manuk, pada Tahun 2018 peserta Pesparani tingkat Provinsi NTT hanya 2.000 orang dari 18 Kabupaten. Tahun 2020 ini di Pesparani II semua kabupaten ikut dan meningkat menjadi lebih dari 3000 orang.

Baca Juga:  Ringankan Beban Warga Terdampak Corona, Panitia HRG Jemaat Koinonia Bagikan 236 Bingkisan  

“Tahun 2018 cabang lomba hanya 6 sedangkan 2020 ada 13 cabang lomba. Panitia sedang membangun komunikasi intensif dengan penanggungjawab venue lomba dan berdiskusi mengenai hal-hal teknis,” katanya.

Sedangkan untuk Pesparani Nasional, berbagai hal yang dilakukan Panitia adalah terus berkoordinasi dengan Panitia Nasional di Jakarta.

“Selain itu terus mengawal terlaksananya Sayembara Logo dan Mars. Yang sudah memasukan karya Logo sebanyak 10 orang dan Mars juga 10 orang. Penutupan pendaftaran dan pemasukan karya masih 16 hari lagi yaitu tanggal 18 Maret 2020. Tim Juri akan menilai karya-karya yang masuk dan tanggal 28 Maret Panitia Nasional sudah memiliki Logo dan Mars Pesparani Nasional,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perlindungan Penyandang Disabilitas dari Kekerasan Seksual

Sinun Petrus Manuk juga mengatakan bahwa, saat ini Panitia juga sedang menyelesaikan penyusunan Proposal Rekor Muri Festival Sarung Nusantara yang akan diikuti 30.000 peserta dari 34 Provinsi Indonesia dan peserta lokal di jalan Raya El Tari Kupang.

“Juga Proposal Rekor Muri Lagu Haleluya Handel yang dinyanyikan massal oleh 30.000 orang lintas agama pada saat Upacara Pembukaan Pesparani Nasional di Stadion Oepoi di hadapan Presiden Jokowi,” pungkasnya. (fidelnogor/fidel)