Taman Toga Mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Muhammadiyah Jember Diresmikan

oleh -147 views
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 38 Universitas Muhammadiyah Jember foto bersama Akbar Maulana, S.Pi., M.Si Dosen Pembimbing Lapangan dan Sulis Kepala Dusun Krajan usai peresmian taman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Sekolah Dasar Negeri 2 Dusun Krajan, Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa (25/02/20).

JEMBER, suluhdesa.com – Mahasiswa KKN kelompok 38 Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan peresmian taman toga sebagai pemanfaatan lahan kosong untuk Tanaman Obat-Obatan Keluarga (Toga) pada hari Selasa (25/02/20).

Acara peresmian ini yang berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 2 Dusun Krajan, Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur dihadiri oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 38, puluhan masyarakat, Sulis Kepala Dusun, dan Akbar Maulana, S.Pi., M.Si Dosen Pembimbing Lapangan.

Dalam acara ini Wisnu yang merupakan Ketua Kelompok KKN 38 memberikan sambutan mengenai profil taman toga dan juga tujuan sekaligus manfaat. Tidak lupa juga ia memberikan ucapan terima kasih.

Baca Juga:  Gubernur Jatim: Sungai-Sungai Di Wilayah Jatim Perlu Pengerukan

“Tanaman toga ini adalah tumbuhan yang ditanam oleh keluarga sekitar yang mempunyai khasiat penyembuhan sebagai apotek hidup yang dimanfaatkan oleh keluarga sederhana,” kata Wisnu.

“Saya selaku Ketua mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah membantu banyak dalam program kerja ini,” lanjutnya.

Sambutan-sambutan peresmian dilanjutkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan Kepala Dusun Krajan selaku perwakilan Kepala Desa Sumber Ketempa yang berhalangan hadir.

Baca Juga:  Puskopdit Bekatigade Timor Gelar RAT ke 31 Tahun Buku 2019

“Kami atas nama Universitas Jember mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak desa karena telah memberikan dukungan atas program kerja yang dilaksanakan dalam satu bulan lebih di Sumber Ketempa ini,” ujarnya.

Dalam sambutan Kepala Desa ini yang diwakili oleh Sulis Kepala Dusun Krajan memohon maaf sebab Kepala Desa Sumber Ketempa tidak dapat menghadiri kegiatan itu.

Baca Juga:  Covid-19 Ujian Tuhan, Pemkot Surabaya Diminta Jangan Buka Tempat Karaoke  

“Saya mohon maaf atas nama Kepala Desa karena beliau tidak bisa menghadiri acara peresmian ini dikarenakan sedang ada acara di Surabaya,” pungkas Sulis..

Dirinya berharap ilmu dan taman toga ini bermanfaat sekaligus bisa dikembangkan oleh masyarakat sekitar dengan baik. (Ndy/Ndy)