Suporter Arema dan Persebaya Rusuh, Ini Kata Ketua DPC GPM Lumajang

oleh -574 views
M. Dandy Kris Indrawan Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Lumajang

LUMAJANG, suluhdesa.com – M. Dandy Kris Indrawan Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Lumajang menyayangkan aksi rusuh yang terjadi di Kota Blitar pada hari Selasa (18/02/2020) sejak sore hingga malam hari. Aksi rusuh ini terjadi antara suporter Arema dan suporter Persebaya. Aksi rusuh mereka memporakporandakan Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur saat laga sepak bola berlangsung antara Arema vs Persebaya.

“Saya sangat menyayangkan sikap mereka, apalagi mereka di Blitar sebagai tamu. Maka dari itu, bertamulah dengan baik dan sopan tanpa membuat onar,” ungkap Ketua DPC GPM Lumajang, M. Dandy Kris Indrawan.

Konflik semacam ini tentunya tidak hanya terjadi antara suporter Arema dengan Persebaya saja, bahkan supporter tim sepak bola lainnya tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi rusuh yang sama. Seperti yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu, di mana konflik antara supporter menyebabkan korban jiwa pada mereka. Inilah sangat merugikan baik untuk kelompok maupun individu itu sendiri.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gelar Penyuluhan Pertanian Berbasis Alternatif

“Saya rasa yang begitu-begitu itu tidak penting ya. Jadi suporter boleh saja. Tapi jangan membuat rusuh atau pun anarkis. Jadi suporter yang baik,” imbuhnya.

Perlu kita ketahui bahwa konflik antara suporter Arema dan Persebaya merupakan permasalahan yang larut sejak dahulu hingga sekarang dan tidak pernah usai. Peran pemerintah dalam mengatasi konflik ini sangat dibutuhkan agar mereka damai dan kedepannya tidak terjadi lagi.

Baca Juga:  Keluhkan PSBB, Masyarakat Surabaya Tunggu Keputusan Gubernur Jatim

“Pemerintah harus segera bertindak untuk menyelesaikannya,” pungkasnya. (ndy/ndy)