55 Advokat Peradi Disumpah di Pengadilan Tinggi Kupang

oleh -668 views
Para advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Nusa Tenggara Timur mengikuti pengambilan sumpah pada Selasa, (18/02/2020) di Pengadilan Tinggi Kupang.

KUPANG, suluhdesa.com – 55 advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Nusa Tenggara Timur mengikuti pengambilan sumpah pada Selasa, (18/02/2020) di Pengadilan Tinggi Kupang.

Pengambilan sumpah dipimpin langsung Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Andreas Don Rade, SH., MH. Pengambilan sumpah dimulai pukul 10.00 wita sampai pukul 11.27 wita.

Sebelum diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, para advokat Peradi terlebih dahulu dilakukan pengangkatan sebagai advokat Peradi NTT.

Pengangkatan sebagai advokat Peradi dilakukan oleh Ketua Bidang Pengangkatan Advokat DPN Peradi Haryanto Hadiwinata, SH., S.PN., MH di Hotel Timore Kupang pada Senin, 17 Februari 2020.

Baca Juga:  Penuh Haru Saat OMK Oebobo Paroki Assumpta Berkunjung ke Panti Asuhan Alma Baumata

Ketua Pengadilan Tinggi Kupang  Andreas Don Rade, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan selamat Kepada Advokat yang telah disumpah. Kepada para advokat yang telah disumpah agar dalam menjalankan profesinya tetap memegang teguh prinsip Officium Nobile, wajib menjaga etika dalam menjalankan berprofesi. Advokat setara dengan Polisi, Jaksa dan Hakim, profesi advokat sangat penting dalam keseimbangan penegakan hukum, sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat.

Baca Juga:  Pulau Sumba Positif Malaria Terbanyak di NTT, Rentan Kepada Ibu Hamil

Ketua DPC Peradi Kupang Philipus Fernandes, SH menambahkan, dalam pengangkatan sebagai Advokat Peradi harus menjaga integritas, selalu profesional sebagai salah satu penegak hukum.

“Jagalah profesi itu dengan sebaik-baiknya untuk kemuliaan profesi dengan prinsip Officium Nobile,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu advokat yang disumpah, Ahmad Azis Ismail, SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, DPN dan DPC Peradi, para advokat senior Peradi dan seluruh pengurus Peradi.

Baca Juga:  Cegah Corona, di Dalam Bemo Kota Kupang yang ‘Tasese’ Harus Ada Tenaga Medis

“Pada hari ini tentu ada perasaan terharu dan bahagia, karena melalui proses yang panjang, hari ini secara sah kami disebut sebagai advokat sesuai UU Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat. Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak  yang selama ini telah mendidik dan membimbing kami,” ucap Azis yang mantan Sekretaris BEM Fakultas Hukum Undana ini.

Turut hadir dalam cara penyumpahan advokat ini, perwakilan dari Kejaksaan Tinggi NTT, yang mewakili Kapolres Kupang,  Pengurus DPN Peradi, Kejaksaan Negeri Kupang dan Pengadilan Militer. (yp/yp)