Bupati Malaka; Kami Tidak Akan Membagikan Periuk Kepada Korban Bencana

oleh -277 views
Sekda Malaka Donatus Bere

MALAKA, suluhdesa.com – Pemerintah Kabupaten Malaka lebih fokus merehab rumah tempat tinggal korban bencana angin puting beliung daripada memberikan bantuan Periuk dan tempat masak.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Malaka Stef Bria Seran (SBS) melalui Sekda Malaka Donatus Bere ketika ditemui di lokasi bencana di Desa Railor Tahak, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT pada Kamis sore (13/02/2019).

Baca juga; https://suluhdesa.com/2020/02/11/puluhan-rumah-warga-di-malaka-rusak-dihantam-angin-puting-beliung/

Baca Juga:  Pembuatan Tanggul Menjadi Solusi Mengatasi Banjir di Mojokerto dan Gresik

lebih lanjut Don Bere sapaan akrabnya mengatakan “saya sudah dapat perintah dari bapak Bupati Malaka Stefanus Bria Seran yang yang saat ini sementara bertugas ke luar kota bahwa bersama dinas terkait segera membuat kajian. Saya akan memerintahkan tim khusus untuk mengkaji yang diketuai oleh Kepala Dinas PUPR Malaka Yohanes. Mereka akan segera menghitung perkiraan satu rumah yang mengalami kerusakan memakan biaya berapa kalau kita rehab. Dan bapak bupati akan kembali ke Malaka pada hari Senin (17/02/2020) maka Minggu depan kami sudah mulai bekerja merehab rumah masyarakat korban angin puting beliung.”

Baca Juga:  Sebelum Belajar Tatap Muka, Bupati Malaka Minta Pihak Sekolah Lakukan Persiapan

Imbuh Don Bere, mengenai dana, pihaknya tidak melalui perubahan namun menggunakan dana murni.

“Oleh karena itu menurut bapak bupati kita lebih memprioritaskan membangun kembali tempat tinggal bukan membagikan periuk dan mie instan,” tegas Don Bere.

Hasil pendataan tim terpadu Pemkab Malaka, sebanyak 45 rumah warga dan beberapa fasilitas umum rusak diterpa angin puting beliung pada Senin (10/02/2020) lalu. (edi.s/edi.s)