Herman Man; Pesparani Menjadi Ajang Promosi Kota Kupang

oleh -340 views
Ketua LP3K NTT Frans Salem, Ketua Pesparani Propinsi NTT Sinun Petrus Manuk bersama Panitia Pesparani NTT dan Pesparani Nasional menemui Wakil Wali Kota Kupang dr. Herman Man di ruang kerjanya pada hari Jumat, (09/02/2020).

KUPANG, suluhdesa.com – Ketua LP3K NTT Frans Salem, Ketua Pesparani Provinsi NTT Sinun Petrus Manuk  bersama Panitia Pesparani NTT dan Pesparani Nasional menemui Wakil Walikota Kupang dr. Herman Man di ruang kerjanya pada hari Jumat, (07/02/2020).

Baca juga; https://suluhdesa.com/2020/02/01/akan-diadakan-parade-budaya-sebelum-pembukaan-pesparani-tingkat-provinsi-ntt/

Pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut membahas berbagai persiapan terutama Kota Kupang sebagai tuan rumah Pesparani NTT pada tanggal 14–17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional pada 28 Oktober 2020–01 November 2020.

Beberapa hal urgen yang dibahas adalah kesiapan penginapan dan hotel untuk menerima tamu Pesparani NTT yang jumlahnya diprediksi mencapai 3000 orang dan Pesparani nasional yang mencapai 12.000 orang.

Hal lain yakni kesiapan penataan kota, akses jalan menuju venue-venue lomba, lampu jalan, kesiapan destinasi wisata yang bakal dikunjungi peserta, UMKM kuliner lokal, souvenier selain masalah keamanan dan semarak kota jelang Pesparani.

Itulah beberapa point yang disampaikan Ketua LP3K Propinsi NTT Frans Salem dan Ketua Umum  Pesparani NTT Sinun Petrus Manuk kepada Wakil Walikota Herman Man dan jajaran Pemkot yang hadir dalam rapat tersebut.

Baca Juga:  313 ODP di NTT Dinyatakan Sembuh

Frans Salem juga menegaskan bahwa menyambut Pesparani NTT dan Nasional di Kota Kupang, NTT juga akan digelar Lomba “Kelurahan Pesparani” tingkat Kota Kupang.

“Lomba Kelurahan Pesparani adalah bagian dari strategi pelibatan warga kota dalam memeriahkan pelaksanaan Pesparani terutama kelurahan-kelurahan yang menjadi pintu masuk peserta baik dari laut, darat maupun udara juga kelurahan-kelurahan yang menjadi lokasi pagelaran dan venue Pesparani yakni di GOR, Gereja Paulus, aula El Tari, Gereja Assumpta, juga pintu masuk bandara, pelabuhan Tenau, Bolok dan Lasiana arah timur Kota Kupang,” ujar Salem.

Terhadap semua hal yang disampaikan, Wakil Walikota Kupang Herman Man mengatakan, Kota Kupang siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Pesparani NTT dan Pesparani Nasional.

Sebagai event rohani yang berskala Provinsi dan Nasional, pelaksanaan Pesparani ini katanya menjadi momentum emas untuk mempromosikan Kota Kupang sebagai kota yang ramah dan layak menjadi tuan rumah pagelaran event nasional.

Pesparani juga menjadi ajang strategis untuk peningkatan ekonomi Kota Kupang karena pada saat yang bersamaan Kota Kupang akan didatangi lebih dari 15.000 orang tamu dari luar NTT dalam tahun 2020.

“Ini jadi memontum emas kita. Kami berterimakasih dan siap menjadi tuan rumah untuk suskeskan acara ini,” tegas Herman.

Baca Juga:  Pulau Sumba Positif Malaria Terbanyak di NTT, Rentan Kepada Ibu Hamil

Herman Man mengatakan saat ini Kota Kupang didukung 67 hotel berbintang dan melati, 41 penginapan (homestay) juga ribuan kamar yang nyaman dan layak huni dengan total tempat tidur bisa mencapai 8000 bed.

“Nah Ini bisa dimaksimalkan. Kita akan gelar koordinasi dengan semua pengusaha hotel resto, pengusaha kuliner, dan usaha jasa pariwisata lainnya untuk menyambut ribuan tetamu kita ini,” ungkap Herman.

Terhadap strategi panitia menyemarakan Kota Kupang melalui Lomba “Kelurahan Pesparani” Wakil Wali Kota Herman Man menyanggupinya dan siap mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh warga Kota Kupang.

Baca Juga:  Kades Lakekun Utara Berdayakan Ibu-Ibu Jahit Masker untuk Dibagikan ke Warganya

Herman Man juga langsung memerintahkan Kadis PU Kota Kupang untuk membereskan jalan-jalan kota dan lampu- lampu jalan yang masih macet terutama di jalan protokol dan di lokasi venue pagelaran lomba.

Terkait kesiapan Delegasi Pesparani Kota Kupang, lanjutnya telah dipilih 220 orang peserta Pesparani yang akan bertarung memperebutkan 13 mata lomba di tingkat Provinsi NTT bahkan siap menjadi wakil NTT di Pesparani tingkat nasional.

Semua peserta dari Kota Kupang siap berlatih selama 60 kali ke depan bahkan siap dikarantina selama seminggu di Hotel Naka Kupang.

Ada pun Panitia Pesparani yang hadir mendampingi pertemuan tersebut yakni Romo Dus Bone, Panitia yang juga Anggota DPRD Kota Kupang Ewalde Taek, Yuvensius Tukung, dan Fidelis Nogor dari Bidang Promosi dan Publikasi.

Sementara Wakil Walikota Herman Man didampingi Sekda Kota Kupang, Kadis Pariwisata Kota Kupang, Asisten I Setda Kota Kupang, Kadis PU Kota Kupang, Kabag Kesra dan beberapa pejabat lainnya.

Pertemuan di ruang Wakil Walikota tersebut diakhiri doa bersama yang dipimpin RD. Dus Bone, Pr dan foto bersama. (fidelnogor/red.)