Akan Diadakan Parade Budaya Sebelum Pembukaan Pesparani Tingkat Provinsi NTT

oleh -585 views
Pada hari Kamis (30/01/2020) diadakan rapat bersama Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Daerah Propinsi NTT Frans Salem, Ketua Umum Pesparani Nasional Jamaludin Ahmad dan Ketua Umum Panitia Pesparani Tingkat Propinsi NTT Sinun Petrus Manuk di Sekretariat Pesparani II Tahun 2020 Gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTT.

KUPANG, suluhdesa.com – Pada hari Kamis (30/01/2020) diadakan rapat bersama Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Daerah Provinsi NTT Frans Salem, Ketua Umum Pesparani Nasional Jamaludin Ahmad dan Ketua Umum Panitia Pesparani Tingkat Provinsi NTT Sinun Petrus Manuk di Sekretariat Pesparani II Tahun 2020 Gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTT.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Para Wakil Ketua, Sekretaris, Ketua-Ketua Bidang, Sekretaris Bidang dan Tim Sekretariat serta menghasilkan beberapa kesepakatan penting antara lain:

1. Kegiatan Pesparani Nasional akan digelar bulan Oktober 2020 yang diikuti oleh peserta dari 34 Provinsi di Indonesia yang total pesertanya bisa mencapai 9000 -12.000 orang.

2. Pesparani Tingkat Provinsi akan digelar tanggal 14-17 Mei 2020 di Kupang yang diikuti 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT.

Baca Juga:  SEMA STIPAS KAK Dilantik, Harus Bekerja Sesuai Kebenaran

3. Untuk menyukseskan event Pesparani nasional dan tingkat provinsi  ini maka  Ketua LP3K Nasional dan Ketua LP3K NTT dan Panitia  Pesparani nasional maupun daerah NTT telah bertemu Wapres Ma’aruf Amin utk mendiskusikan berbagai hal terkait kegiatan tersebut.

4. Di hadapan Para Pengurus dan Panitia Pesparani, Wapres mengatakan mendukung sepenuhnya kegiatan yang bermartabat itu. Wapres akan berkoordinasi dengan stakeholders terkait terutama Menteri Agama RI untuk memfasilitasi berbagai hal untuk menyukseskan kegiatan tersebut termasuk menyiapkan anggaran yang memadai sesuai kebutuhan.

4. Karena ini event nasional yang mengakomodasi kepentingan kerohanian umat Katolik dan dalam rangka kampanye keragaman dan semangat persatuan bangsa maka, event ini diminta dipersiapkan dengan baik dan sukses.

5. Akan digelar Sayembara Mars Pesparani dan Logo Pesparani Nasional secara terbuka dan boleh  diikuti oleh umat lintas agama suku dan ras di seluruh Indonesia. Sayembara ini memperebutkan total hadiah 30 juta rupiah. Sayembara ini siap dipublikasikan kepada publik mulai 1 Februari 2020 untuk diketahui.

Baca Juga:  Untuk Soverdi Yang Berusia 144 Tahun

6. Untuk Pesparani NTT akan diikuti 22 kabupaten/kota yang dijaring berjenjang dari masing-masing kabupaten meski saat ini baru 18 kabupaten yang sudah menggelar perlombaan Pesparani tingkat kabupaten minus TTU, Flotim, Nagekeo dan Ende.

7.  Peserta Pesparani NTT akan mengikuti 13 mata lomba dengan total peserta yang diperkirakan  sebanyak 3000 orang.

8. Tempat pagelaran lomba nantinya yakni Pembukaan dan Penutupan di Gor Oepoi Kupang, Aula Gereja Paulus, Gereja dan Aula  Assumpta dan Aula Eltari.

9. Sebelum Misa Pembukaan Pesparani Tingkat Provinsi NTT tanggal 14 Mei 2020 akan diadakan parade budaya lintas etnis mulai dari gedung Sasando Kantor Gubernur menuju GOR Oepoi.

Baca Juga:  Ketua KPU NTT; Memilih Pemimpin Membuat Kesejahteraan

10. Selain Gelar Temu Pemuda Nusantara yang dipusatkan di Taman Doa Oebelo, untuk Pesparani Nasional akan digelar juga Festival Sarung Nusantara yang bisa diikuti puluhan ribu orang dengan target merebut Rekor MURI.

Ketua LP3K NTT Frans Salem berharap Persparani Tingkat Provinsi NTT sebagai gladi resik bagi NTT untuk menjadi tuan rumah Pesparani II Nasional.

Ketua Umum Panitia Pesparani Nasional Jamaludin Ahmad mengaku event ini adalah sebuah media kampanye kerukunan dan persatuan nasional. Oleh karena itu dia berjanji akan terus berkoordinasi dengan para pihak termasuk Wapres, Menag dan Gubernur NTT untuk menyiapkan anggaran yang memadai demi suksesnya kegiatan dimaksud.

Ketua Umum  Pesparani NTT tahun 2020 Sinun Petrus Manuk  berjanji bahwa panitia akan bekerja keras sehingga event ini sukses baik di tingkat Provinsi maupun Pesparani nasional. (Fery Jahang /Fidelis Nogor/red.)