Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya Jamin Kehidupan Anak-Anak Korban Pembunuhan

oleh -460 views
Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama rombongan mendatangi rumah duka kasus pembunuhan perempuan di Jalan Petemon Barat, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur sekira pukul 19.30 wib pada hari Kamis (30/01/2020).

SURABAYA, suluhdesa.com – Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama rombongan mendatangi rumah duka kasus pembunuhan perempuan di Jalan Petemon Barat, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur sekira pukul 19.30 wib pada hari Kamis (30/01/2020).

Setiba dirumah duka, Risma langsung menyampaikan duka mendalam dan memeluk anak-anak dan nenek korban.

Risma juga memberikan beberapa perlengkapan sekolah dan bermain untuk menghibur anak korban. Tidak hanya itu, Risma juga menjamin kehidupan mereka dengan memberikan rusun dan menjamin pendidikan anak-anak korban.

Baca Juga:  Kejahatan Orang Tua Ketika Tidak Memberikan Gizi untuk Anak

Sang Wali Kota juga memberikan motivasi kepada mereka, lalu menyuapi anak-anak korban.

“Kamu tak (saya akan) belikan sepeda ya, adik juga, biar ke sekolah bisa naik sepeda. Kamu nanti bisa pakai berangkat sekolah,” kata Risma.

Kemudian Risma berusaha bercengkerama dengan anak korban yang perempuan. Ia bertanya soal prestasi si anak di sekolah. Termasuk soal kegemaran yang kemudian diketahui bahwa si anak memiliki hobi di olah raga voli.

Baca Juga:  Anak Bingung Pada COVID-19? Menteri Bintang Ajak Keluarga Baca Buku Kamu Pahlawanku

“Oh kamu bisa voli, nanti tak (saya akan) belikan bola voli. Kamu yang pintar ya kamu, nanti biar jadi kayak Bu Risma,” ujar Risma.

Untuk menjamin anak-anak korban tidak mengalami trauma, Risma meminta Kepala Dinas DP5A Chandra Oratmangun untuk melakukan pendampingan psikologis.

Risma juga mengajak mereka menginap di salah satu hotel di kawasan Diponegoro untuk menghilangkan trauma, sebelum menempati rusun yang diberikannya.

Baca Juga:  Tak Mau Kotanya Kotor, Wali Kota Surabaya Ikut Kerja Bakti Massal

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya M Fikser mengatakan anak yang paling besar akan diangkat menjadi pegawai di Dinas Kominfo.

“Yang baru lulusan multimedia, Ibu minta gabung ke Kominfo, dibayar UMK,” jelas Fikser. (sum/sum)