7 Kepala Desa di Kecamatan Lembo Sulawesi Tenggara Dilantik

oleh -465 views
7 Kepala Desa di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara dilantik Masa Bakti 2020-2026 pada hari Ini Rabu (29/01/2020).

LEMBO, suluhdesa.com – Berdasarkan Hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2019. 7 Kepala Desa di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara dilantik Masa Bakti 2020-2026 pada hari Ini Rabu (29/01/2020).

Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di aula Kecamatan Lembo oleh Bupati Konawe Utara Dr.Ir.H.Ruksami, ST., M.Si., IPM., ASEAN Eng diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara Dr. dr. H. Martaya, SH., MPH.

Pelantikan ini dihadiri Kapolres Konawe Utara, Ketua Tim Penggerak PKK Konawe Utara, anggota DPRD konawe Utara, Danramil Lasolo, Pimpinan OPD Konawe Utara, dan tokoh masyarakat Kecamatan Lembo.

Baca Juga:  Kepala Seksi Teritorial Korem 143/HO Laksanakan Evaluasi di Kodim 1413/Buton

Berikut nama-nama Kades yang dilantik:

1. Mily Kepala Desa Alo-alo

2.Irsan Kia Mekuo, S.Hut Kepala Desa Tongalino

3.Harun Kepala Desa Bungguosu

4.Elpis Buburanda Kepala Desa Puulemo

5.Bolo kepala Desa Lapulu

6.Nurdin Kepala Desa Laramo

7.Miso Kepala Desa Taipa

H. Martaya menginstruksikan ketujuh Kepala Desa yang baru dilantik merangkul Kembali seluruh elemen masyarakat di desa masing -masing untuk membangun daerah bersama.

Baca Juga:  Perwira Polda Sulteng Bagikan Masker dan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

“Kepada pejabat Kepala Desa yang tadi dilantik saya himbau untuk merangkul kembali seluruh elemen masyarakat di desanya dan kembali mengajak kerja sama untuk membangun daerah Ini,” kata H. Martaya dalam sambutan pelantikan.

Usai melantik H. Martaya menyerahkan kartu BPJS didampingi Kapolres Konawe Utara, Ketua TP PKK Konawe Utara, anggota DPRD Konawe Utara, dan Pimpinan OPD kepada Masyarakat Kecamatan Lembo dan Sawa diwakili Kepala Desa dan Lurahnya masing-masing, serta dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada 10 anggota masyarakat di kecamatan tersebut. (umd/fwl)