Ratusan Desa Bantah Tuduhan Pungli oleh Admin Siskeudes DPMD Ende

oleh -493 views
Para kepala Desa dan KUR Keuangan Desa dari berbagai Kecamatan membuat Surat Pernyataan Sikap di Kantor DPMD kabupaten Ende. (Foto: DT)

ENDE, suluhdesa.com – Ratusan Kepala Desa dan Kepala Urusan (KUR) Keuangan dari berbagai Desa di setiap Kecamatan di Kabupaten Ende membuat Surat Pernyataan Sikap bermeterai sebagai bentuk dukungan moril dan sanggahan atas tuduhan melakukan pungutan liar (pungli) Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) sebagaimana dilayangkan oleh Saverius Latu dalam suratnya dan diberitakan oleh beberapa media online yang bekerja di wilayah Kabupaten Ende.

Baca Juga: https://suluhdesa.com/2020/01/19/admin-siskeudes-dpmd-ende-bantah-lakukan-pungli-add-dan-dd/

Admin Sistem Tata Kelola Keuangan Desa (SisKeuDes) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ende, Djainudin Tupong kepada media ini, Rabu (22/01/20) mengatakan bahwa atas tuduhan tanpa bukti oleh Saverius Latu, ratusan Kepala Desa dan KUR Keuangan memberi dukungan melalui Surat Pernyataan Sikap.

“Setelah membaca pemberitaan media, para Kepala Desa maupun KUR Keuangan secara inisiatif dan tanpa paksaan (intervensi, red) memberi dukungan sebagai bantahan bahwa tuduhan Saverius tidak benar, tanpa bukti dan termasuk fitnah. Saya berterima kasih atas dukungan moril mereka di tengah fitnah yang menyudutkan saya,” ungkap Djainudin.

Baca Juga:  Rm. Yudel Neno; Apresiasi Polda NTT yang Tahan 8 Tersangka Proyek Bawang Merah

Sebelumnya, seperti diberitakan media ini, Admin yang akrab disapa Udin ini membantah tudingan dan dugaan melakukan pungutan liar (pungli) sebagaimana dilayangkan oleh Saverius Latu dalam suratnya. Bahkan, dirinya mengaku tidak mengenal Saverius Latu selama dirinya bertugas sebagai Admin di DPDM yang hampir setiap saat berurusan dengan perangkat Desa.

“Tidak ada pungli seperti yang dituduhkan. Saya tidak mengenal Saverius Latu dari Desa atau Kecamatan mana. Saya merasa difitnah dengan tuduhan itu maupun pemberitaan media tanpa menunjukkan bukti dan konfirmasi,” ungkap Djainudin seperti diberitakan media ini, Sabtu (18/01/2020).

Baca Juga:  Admin Siskeudes DPMD Ende Bantah Lakukan Pungli ADD dan DD

Udin yang merupakan satu-satunya tenaga admin di DPMD Ende mengaku selama ini dirinya melayani urusan administrasi hingga proses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) dari 255 desa se-Kabupaten Ende tanpa meminta imbalan apa pun apalagi tuduhan melakukan pungli tanpa bukti.

“Saya sangat terkejut mendapat informasi bahwa saya melakukan pungli sebesar Rp 1 juta setiap Desa setiap kali pencairan ADD dan DD. Ini jelas fitnah tanpa bukti dan saya merasa disudutkan dengan pemberitaan media atas tuduhan pungli oleh orang yang saya tidak kenal,” ungkapnya.

Udin mengaku dukungan moril melalui Surat Pernyataan Sikap ini sebagai sanggahan atas tuduhan melakukan pungli, sebab selama ini desa-desa mendapat pelayanan serupa tanpa memberi imbalan apa pun kepadanya.

Baca Juga:  IMAN Kupang Bertemu Bupati Ende, Minta Dukungan untuk Kemah Bakti

Ia menerangkan bahwa ratusan Desa dari berbagai Kecamatan terus memberikan dukungan dan klarifikasi melalui Surat Pernyataan Sikap bersama di atas meterai yang membantah tuduhan pungli seperti yang disampaikan Saverius Latu dalam suratnya.

“Ratusan Desa dari berbagai Kecamatan telah membuat Surat Pernyataan Sikap resmi. Mereka berinisiatif memberi dukungan, tanpa paksaan, setelah membaca informasi di media. Tentu ini bentuk dukungan moril setelah saya difitnah tanpa bukti,” kesannya.

Atas tudingan sepihak oleh Saverius Latu dan pemberitaan media, Udin mengaku sedang memikirkan upaya selanjutnya guna memulihkan nama baik dan profesinya yang telah disudutkan.

“Sedang dipikirkan upaya selanjutnya. Jika ada niat baik dari Saverius Latu, maka harus berani bertanggung jawab dengan memberi klarifikasi. Ini soal harga diri dan profesi saya yang sudah dilecehkan. Patut diduga, jika tidak ada yang nama Saverius Latu, maka ini bentuk ‘surat kaleng’ dari oknum yang tidak bertanggung jawab yang berniat memfitnah dan menyudutkan saya,” tandasnya. (gm/red.)