Tak Mau Kotanya Kotor, Wali Kota Surabaya Ikut Kerja Bakti Massal

oleh -178 views
Di gerbang Perumahan Marina Emas, Kecamatan Sukolio, Risma pun mengikuti kerja bakti massal pada hari Minggu (19/01/2020).

SURABAYA, suluhdesa.com – Saat musim hujan seperti ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak mau Kotanya terlihat kotor berserakan sampah. Di gerbang Perumahan Marina Emas, Kecamatan Sukolio, Risma pun mengikuti kerja bakti massal pada hari Minggu (19/01/2020).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga meninjau Rumah Pompa yang ada di Jalan Tambak Wedi, Kota Surabaya.

“Saat berangkat tadi sudah lihat kawasan itu kotor. Saya tidak ingin musim hujan ini, ada wargaku yang terkena penyakit demam berdarah, atau pun hewan liar seperti ular bermunculan,” ucap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Baca Juga:  Cegah DBD, Satgas Pamtas RI-RDTL Bentuk Tim Juru Pemantau Jentik

Kerja bakti secara massal yang dilakukan secara bergotong royong ini, di mulai dari pemangkasan pohon, hingga bersih-bersih sampah yang berserakan yang ada di lokasi tersebut. Kerja bakti massal ini merupakan budaya di Pemerintah Kota Surabaya sejak awal kepemimpinan Tri Rismaharini. Karena itu, kerja bakti massal ini melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya serta pihak Kecamatan dan Kelurahan.

Baca Juga:  Paguyuban Tionghoa Bagikan Bantuan ke Warga Muslimat NU, Terjadi Kericuhan

Setelah agenda kerja bakti massal yang di pimpin Wali Kota  tersebut, dan berlangsung sekitar 1,5 jam, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melanjutkan tinjauannya menuju Rumah Pompa Tambak Wedi, di Jalan Tambak Wedi Surabaya.

Wali Kota Surabaya juga ingin memastikan rumah pompa tersebut berjalan dengan baik.

“Warga di sana tenang semua, karena saya cek tadi ternyata kapasitas rumah pompa sudah bertambah tiga kubik semua,” tambahnya.

Baca Juga:  Jembatan Jompo dan 10 Bangunan Toko di Jember Ambruk Akibat Longsor

Seperti yang dijelaskan Risma, rumah pompa yang ada di Tambak Wedi Surabaya itu memiliki lima pompa air, masing-masing berkapasitas 3 meter kubik. Selain itu, rumah pompa ini juga telah dilengkapi dengan genset, untuk mengantisipasi ketika terjadi listrik padam.

Risma juga mengakui, peninjauan yang dilakukannya di akhir pekan ini agar ia bisa memantau kondisi di lapangan. Sebab, ketika di hari biasa, seringkali ada tamu dari luar daerah atau pun luar negeri yang datang untuk berkunjung ke Wali Kota. (sum/sum)