Seorang Ibu di Malang Diduga Depresi, Sekap Anaknya Selama Belasan Tahun

oleh -591 views
Artimunah (62) selama belasan tahun menyekap anak-anaknya saat diamankan anggota Polisi dari Polsek Pakis. Keempat anak tersebut ditemukan di dalam sebuah kamar yang terkunci di sebuah rumah di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

MALANG, suluhdesa.com – Seorang ibu bernama Artimunah (62) selama belasan tahun menyekap anak-anaknya. Keempat anak tersebut ditemukan di dalam sebuah kamar yang terkunci di sebuah rumah di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Kapolsek Pakis AKP Sutiyo kepada Media SULUH DESA usai melakukan pengecekan adanya dugaan penyekapan sesuai laporan warga melalui Kepala Desa. Menurut Kapolsek Pakis, penyekapan tersebut sudah dilakukan dalam kurun waktu yang lama atau sekitar belasan tahun.

“Tadi kami bersama Muspika Pakis, tim dokter dari Puskesmas serta Dinas Sosial mendatangi rumah yang diinformasikan menjadi lokasi penyekapan,” kata Sutiyo saat dikonfirmasi pada Jumat (3/1/2020).

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Kecamatan Tongas Razia Masker Pengunjung Pasar Dyngun

Ketika petugas datang dan masuk ke rumah serta langsung menemui sang pemilik, Artimunah (62), ia membantah bahwa anak-anaknya tidak berada di dalam rumah. Namun berkat kesigapan petugas maka kamar yang berada di dalam rumah tersebut yang awalnya dalam kondisi terkunci dapat dibuka. Di ruang belakang yang pertama kali dibuka ditemukan dua orang perempuan.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Sosialisasikan Pencegahan Virus Corona dan SP 2020 di Area CFD

“Kemudian kami mencoba terus berkomunikasi, karena kecurigaan awal anak-anaknya ada di dalam kamar. Dan ternyata benar, ketika kita meminta ibunya membuka kamar yang dalam kondisi terkunci itu. Kemudian dibuka juga kamar yang berada di bagian depan. Di sana juga ditemukan dua orang perempuan yang juga anak dari pemilik rumah itu. Kondisi seperti depresi, karena menolak saat akan kita evakuasi,” beber Sutiyo.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Surabaya Tanggapi Keluhan Warga

Pemeriksaan medis menjadi langkah awal saat keempat anak dari pemilik rumah berhasil ditemukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

“Karena awal informasi yang kita dapatkan, diduga disekap selama kurun waktu yang lama. Setelah pemeriksaan medis, mereka kemudian kami bawa ke RSJ Lawang untuk mengetahui kondisi kejiwaannya. Termasuk ibunya,” lanjut Sutiyo.

Sejauh ini pihaknya belum dapat mengungkapkan latar belakang pemilik rumah tersebut mengurung anak-anaknya, seperti yang dilaporkan oleh warga.

“Masih didalami,” katanya. (Sum/Tim)