Pelaku Pemukulan Ayah Kandung di Manggarai Timur Diringkus Polisi

oleh -1.138 views
Kedua pelaku saat diringkus aparat Kepolisian Mapolsek Borong / Foto: Doc. Polda NTT

BORONG, suluhdesa.com – Dua orang pelaku pemukulan terhadap ayah kandung di Manggarai Timur berhasil diamankan aparat Kepolisian Sektor Borong.

Demikian berita yang dikutip Media SULUH DESA dari Media NusataMedia.com pada Minggu (05/01/2020) pukul 02.00 wita.

Disampaikan bahwa keduanya adalah anak kandung korban atas nama Herman Radig (33) yang merupakan anak sulung dan Albinus Son (25) anak ketiga dari korban Barnabas Ramat (63).

“Tempat Kejadian tersebut diketahui berdasarkan informasi dari salah seorang warga Desa Ngampang bahwa kejadian tersebut terjadi di Kampung Wunis, Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, pada tanggal 01 Januari 2019,” ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Johanis Bangun, S.Sos.,S.Ik., kepada media Sabtu (4/1/2020).

Baca Juga:  Tambang di Matim dan Inkonsistensi Gubernur NTT, “Akar Rumput” Bicara

Dikatakannya, kejadian tersebut terjadi ketika kedua pelaku sedang duduk bersama warga setempat di depan rumah Florianus  yang berjarak 20 meter dari rumah korban.

Ketika pelaku bersama warga sedang minum miras jenis sopi, korban datang ke tempat tersebut dalam keadaan mabuk miras dan menanyakan kepada pelaku Herman Radig, apakah mereka sedang menceritakan namannya. Herman menjawab bahwa mereka tidak sedang menceritakan namanya.

Kemudian korban mengamuk dan mengancam akan membuka celananya di depan umum, jikalau anaknya menceritakan kejelekannya kepada warga yang ada di tempat tersebut.

Baca Juga:  Tambang di Matim, Bupati Agas: Harus Terealisasi, Saya akan Pasang Badan

“Terjadi perdebatan antara pelaku dan korban. Pelaku Jerman Radig emosi dengan perkataan korban, sehingga mengejar korban dan memukulnya berulang kali pada bagian kepala dan wajah,” jelas Kombes Pol Johanis Bangun, S.Sos.,S.Ik.

Setelah dipukul oleh pelaku Herman Radig, kemudian datang pelaku Albinus Son dan mendorongnya ke luar badan jalan yang raya menyebabkan Korban jatuh terguling.

Baca Juga:  Bupati Manggarai Timur Mempraktikkan Politik Burung Unta, Tidak Berpihak Pada Warga

Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami sakit pada bagian kepala dan terkilir pada pergelangan tangan kanan.

“Korban meminta Polisi untuk tidak memerosesnya secara hukum tetapi membina pelaku dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” tandasnya.

Hingga saat ini kedua pelaku, sudah diamankan di Mapolsek Borong, Manggarai Timur. (Ama Beding/red.)