Pelatihan Tupoksi BPD Kalirejo, Camat Palas Harap Pemdes dan BPD Bersinergi

oleh -563 views
Pelatihan Peningkatan BPD digelar di Balai Desa Kalirejo dan dihadiri, Camat Palas Rika Wati, S, STP., MM, Kasi Ekobang Kecamatan Palas Suyadi, SE, Ketua BPD Kalirejo Suharman pada Selasa (31/12/2019)

LAMPUNG, suluhdesa.com – Dalam upaya meningkatkan kapasitas kerja serta mengetahui Tupoksi, Pemerintah Desa (Pemdes) Kalirejo, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Peningkatan BPD.

Pelatihan Peningkatan BPD digelar di Balai Desa Kalirejo dan dihadiri, Camat Palas Rika Wati, S, STP., MM, Kasi Ekobang Kecamatan Palas Suyadi, SE, Ketua BPD Kalirejo Suharman pada Selasa (31/12/2019)

Pada sambutannya, Budiyono Kades Kalirejo menuturkan, Tujuan adanya pelatihan Peningkatan BPD untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta Tupoksinya.

“Pelatihan Pengkatan BPD adalah salah satu program yang kita anggarkan melalui dana desa, dengan tujuan agar seluruh BPD dapat mengetahui Tupoksi, dengan adanya Pelatihan ini juga kita berharap adanya kerjasama dengan BPD sehingga dapat terjadi keharmonisan antara Pemerintah Desa dan BPD agar terbangunnya desa yang lebih maju lagi,” tuturnya.

Lanjut Rika Wati Camat Palas menyampaikan, agar memahami Tupoksi dalam menjalankan tugas serta apa pun permasalahan di desa dapat diselesaikan di desa sesuai dengan tugas pokok secara berjenjang serta dapat bersinergi baik Pemerintah Desa dengan BPD dan harus saling berkoordinasi.

Baca Juga:  Rajabasa Expo Tahun 2019, 16 Desa Siap Pamerkan Pembangunan Desa

“Dalam Pembinaan Pelatihan Peningkatan BPD Desa Kalirejo ini, saya berharap materi harus diserap dan dipahami dari penyampaian narasumber supaya dapat meningkatkan kinerja sesuai fungsi BPD dan anggota BPD Kalirejo,” ujarnya.

Suharman Ketua BPD Desa Kalirejo mengungkapkan rasa terima kasihnya atas terselenggara pelatihan BPD yang dilaksanakan oleh Pemdes Kalirejo.

Dikatakanya bahwa, pelatihan tersebut sangat penting, agar BPD mengetahui Tupoksinya.

“Alhamdulillah, dengan adanya pelatihan ini kami sangat berterimakasih kepada Pemdes yang telah melaksanakan acara ini untuk meningkatkan ilmu pengetahuan kami sebagai BPD. Bagi kami acara ini sangatlah penting,” ungkapnya.

Ada pun Materi yang disampaikan oleh Kasi Ekobang Kecamatan Palas diantaranya: fungsi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) adalah membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

Dari tiga tugas ini sudah jelas BPD adalah lembaga yang memiliki kekuatan dalam menyepakati peraturan desa yang bakal menjadi Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Desa.

BPD juga memiliki kekuatan untuk menyampaikan aspirasi warga. Penyampaian aspirasi dilakukan melalui beberapa tahap kerja yakni BPD harus melakukan penggalian aspirasi masyarakat.

Baca Juga:  Cegah Stunting di Desa Tanjung Sari, Puskesmas Palas Tanam Katuk dan Kelor

BPD Menampung aspirasi masyarakat yang disampaikan dan mengelola aspirasi masyarakat sebagai sebuah energi positif dalam merumuskan langkah kebijakan desa.

BPD menyalurkan aspirasi dari warga desa pada Kepala Desa yang kemudian dijadikan pedoman oleh kepala desa beserta jajarannya dalam melaksanakan program pembangunan desanya.

BPD juga sekaligus memiliki kekuatan untuk mengawasi proses pembangunan desa dalam seluruh aspek.

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat.

Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Tanggap Covid-19, Pemdes Detusoko Barat Gagas "Dapur Kita"

Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya.

Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan perangkat desa.

Peresmian anggota BPD ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Wali kota, di mana sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama di hadapan masyarakat dan dipandu oleh Bupati/ Wali kota.

Ketua BPD dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung dalam Rapat BPD yang diadakan secara khusus.

BPD berfungsi menetapkan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Wewenang BPD antara lain: Membahas rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa, membentuk panitia pemilihan Kepala Desa, menggali, menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat. (Saf/AR)