Banjir Akibat Luapan Sungai Kali Lamong, 3 Kecamatan di Gresik Lumpuh

oleh -519 views
Akibat dari aliran air tersebut, akses jalan utama menuju Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Morowudi, dan Kecamatan Mantup di Kabupaten Gresik lumpuh. Banjir juga merendam kantor instansi pemerintahan seperti kantor Kecamatan Benjeng, Koramil dan kantor PLN.

GRESIK, suluhdesa.com – Banjir akibat luapan Kali Lamong membuat jalan utama yang menghubungkan tiga kecamatan di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur lumpuh dan selain melumpuhkan akses jalan, aliran sungai menyebabkan puluhan hektar sawah terendam pada Rabu (1/1/2020).

Sampai sore hari, terlihat banyak kendaraan roda dua yang mogok karena memasuki banjir setinggi sekitar 40 cm. Aliran air juga terlihat begitu deras dan menyebabkan kendaraan tidak bisa jalan. Akibat dari aliran air tersebut, akses jalan utama menuju Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Morowudi, dan Kecamatan Mantup di Kabupaten Gresik lumpuh. Banjir juga merendam kantor instansi pemerintahan seperti kantor Kecamatan Benjeng, Koramil dan kantor PLN.

Manan (47) salah satu warga Benjeng Gresik mengatakan, banjir tersebut terjadi sejak hari Rabu dini hari (1/1/2020), kemudian siang pada pukul 11.30 wib, air sudah menggenangi jalan raya.

Baca Juga:  Ribuan Goweser Meriahkan Even Genggong Go Green

“Tadi malam air sudah merendam sawah-sawah di sini. Kemudian siang ini sekitar pukul 11.30 wib air masuk ke jalan, sekarang air kira-kira 40 centimeter. Yang di depan kantor PLN itu yang parah,” kata Manan.

Setiap tahun banjir datang menggenangi daerah ini akibat luapan kali Lamong yang tidak dapat lagi menampung air hujan yang datang dari Kabupaten Mojokerto dan Lamongan, kini banjir meluap ke jalan penghubung antara tiga kecamatan tersebut.

Baca Juga:  Pedagang Positif Corona, Pasar Grosir Pakaian Terbesar di Surabaya Ditutup

“Ini banjir kiriman mas, Kali Lamong tidak mampu menampung air hujan dari Mojokerto dan Lamongan. Efeknya pasti ke daerah sini,” ucap Manan.

“Ya kalau hari ini hujan, pasti tambah besar banjirnya. Apalagi Mojokerto turun hujan, pasti berimbas ke sini. Selain sawah, rumah-rumah warga pasti kebanjiran,” tambah Manan.

Sementara itu Hariono warga Desa Balongpanggang terpaksa menuntun kendaraannya yang mogok saat melewati banjir sedalam lutut orang dewasa di depan kantor PLN Benjeng, dan ia berharap agar pemerintah daerah segera mencari solusi mengatasi banjir dari luapan kali lamong.

Baca Juga:  Rakor Ancab PDI Perjuangan Digelar Di Kecamatan Sukomanunggal-Surabaya

“Saya berharap kepada pemerintah daerah untuk segera mencari solusi mengatasi banjir imbas kali Lamong ini yang terjadi setiap tahun. Ini sangat menyusahkan warga,” pungkas Hariono. (sum/sum)