Satgas Pamtas RI-RDTL Gelar Karya Bakti Bangun Dapur Gereja

oleh -530 views
Anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS, menggelar karya bakti bersama masyarakat dengan membangun dapur Gereja Paroki St. Maria di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/12/2019).

AMFOANG, suluhdesa.com – Anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS, menggelar karya bakti bersama masyarakat dengan membangun dapur Gereja Paroki St. Maria di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/12/2019).

Kegiatan itu berawal dari informasi yang diperoleh anggota Satgas bahwa di salah satu dapur Gereja yang ada di daerah binaannya sudah tidak layak pakai, dan atap berlubang maka, anggota Pos Oepoli Tengah dipimpin Sertu Hasri dan Lima orang anggotanya, terjun langsung serta mengajak warga untuk melakukan karya bakti bersama untuk membangun dapur Gereja tersebut sehingga menjadi layak untuk digunakan.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama menyampaikan, Karya bakti TNI yang dilakukan anggota Pos Oepoli Tengah ini merupakan metode Binter Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS dan merupakan salah satu program kegiatan yakni, membantu atau mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya dan membantu pemerintah daerah dalam rangka menyetarakan pembangunan di wilayah perbatasan.

Baca Juga:  RD Sipri Senda Ajak Mahasiswa STIPAS Kupang Menggali Kekayaan Sabda Tuhan

“Kegiatan ini juga merupakan wujud kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat. Dengan kegiatan karya bakti ini akan terwujudnya kekompakan antara TNI dan rakyat, sehingga kegiatan ini juga mampu membuat tali silahturahmi terjaga dengan baik,” ucap Dansatgas Letkol Inf Wisyudha Utama.

Bernadus Ketua Panita Pembangunan Gereja Paroki St. Maria tersebut mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Yonif 132/BS, yang sudah tulus dan ikhlas dalam membantu pembangunan dapur ini.

Baca Juga:  Satgas Pamtas RI-RDTL Bersama Masyarakat Bangun Bak Penampungan Air Bersih

“Dengan adanya bapak TNI disini, diperkirakan butuh waktu sampai 4 hari, namun dengan partisipasi anggota Satgas diselesaikan hanya 1 hari dan tinggal menunggu bahan atap yang sedang dipesan dan belum datang,” pungkas Bernadus. (edi.s/edi.s)