Karena Terangsang, Pria Asal Madura Cabuli Gadis yang Masih SMP di Toilet

oleh -851 views
Pelaku berinisial An (30) adalah Warga asal Sampang Madura, dan ia bekerja sebagai juru parkir di warung STMJ kawasan Gubeng, Surabaya.

SURABAYA, suluhdesa.com – Seorang juru parkir diringkus oleh petugas kepolisian karena melakukan tindak asusila (pencabulan) terhadap pelajar SMP yang ada di Surabaya.

Pelaku pencabulan tersebut, kini diamankan setelah terbukti melakukan pencabulan hingga korban hamil 5 bulan.

Pelaku berinisial An (30) adalah Warga asal Sampang Madura, dan ia bekerja sebagai juru parkir di warung STMJ kawasan Gubeng, Surabaya. Pria yang tidak tamat SD ini ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya, setelah orang tua korban melapor ke polisi. 

Baca Juga:  Gubernur Jatim: Sungai-Sungai Di Wilayah Jatim Perlu Pengerukan

“Korban masih di bawah umur, masih pelajar SMP,” kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (29/12/2019). 

Ruth menambahkan, tersangka An sudah melakukan pencabulan dua kali di bulan Agustus 2019. Modus yang dilakukan tersangka dengan merayu korban dan memberikan uang. Tak hanya itu, tersangka juga memaksa korban untuk melakukan hubungan intim layaknya suami dan istri. Bahkan tersangka juga mengancam untuk tidak memberi tahu kepada siapa pun.

Baca Juga:  Puting Beliung Porak Porandakan Rumah Warga Surabaya

“Pada awal Agustus 2019, tersangka menyetubuhi korban di sebuah toilet umum. Pada pertengahan Agustus 2019, persetubuhan dilakukan di sebuah shelter,” ungkap Ruth Yeni.

Saat diinterogasi oleh polisi, pelaku yang sudah beristri dan memiliki anak tersebut terangsang melihat korban.

Tersangka dilaporkan orang tua korban pada 5 Desember 2019, setelah mendengar cerita korban. Selain itu, orang tua korban curiga saat melihat perut korban membesar dan gerak-geriknya seperti orang mengandung. 

Baca Juga:  Keluarga Besar Kodim 0820/Probolinggo Bagi Sembako dan Masker untuk Warga

Setelah bukti-bukti cukup kuat dan hasil visum, polisi akhirnya meringkus pelaku dan menahan di Polrestabes Surabaya. (Sum/Tim)