Toko Elektronik di Surabaya Terbakar, Walikota Ikut Padamkan Api

oleh -388 views
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turun langsung memimpin proses pemadaman toko elektronik UFO di Jalan Kertajaya, No 149, Surabaya pada Sabtu (28/12/2019).

SURABAYA, suluhdesa.com – Kebakaran yang terjadi di Surabaya kian rawan, terutama penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turun langsung memimpin proses pemadaman toko elektronik UFO di Jalan Kertajaya, No 149, Surabaya pada Sabtu (28/12/2019).

Risma mengungkapkan alasannya turun ke lokasi lantaran lokasi berdekatan pemukiman.

“Karena padat sekali kampung ini, saya khawatir tadi merambat ke belakang. Kalau terjadi apa-apa bisa merambat ke kampung,” kata Risma saat di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Isap Sabu Karena Jenuh di Rumah, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

Risma terlihat beberapa kali menginstruksikan pemadam kebakaran (PMK) untuk secepatnya memadamkan api yang berkobar di toko elektronik tersebut karena lokasinya berdekatan dengan pemukiman padat penduduk.

Sebanyak 29 damkar termasuk dua bronto diturunkan untuk memadamkan api yang terlihat mulai pukul 10.30 wib.

“Makanya kemudian saya sampaikan kita harus all out karena saya enggak ingin ada yang merambat ke tempat lain. Alhamdulillah ini selamat sebagian gedung,” ujar Risma.

Baca Juga:  Pelaku Penggelapan dengan Modus Sewa Mobil di Mojokerto Diciduk Polisi

Setelah memastikan titik api berhasil dilokalisir, petugas damkar melakukan pembasahan. Saat api berhasil dilokalisir sekitar pukul 12.37 wib, Risma meninggalkan lokasi. 

Menurut Julius, supervisor UFO Kertajaya Surabaya, awal mula kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik di pojok lantai dua yang digunakan sebagai stand kompor. Beruntung pada saat itu toko masih baru buka dan belum banyak pengunjung.

Baca Juga:  Polres Sumenep Amankan Truk Bermuatan 10 Ton Beras Oplosan

“Kami sendiri enggak tahu kalau itu konsletnya di belakang booth, ya tiba-tiba muncul api, api kami padamkan malah tambah besar,” ucap Julius.

Meski tidak menimbulkan korban luka jiwa, kebakaran ini membuat pemilik toko elektronik diperkirakan menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. (sum/sum)