Gubernur Jatim: Sungai-Sungai Di Wilayah Jatim Perlu Pengerukan

oleh -442 views
Gubernur Jatim Khofifah saat melepas mahasiswa KKN di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/12/2019).

SURABAYA, suluhdesa.com – Tiap sungai yang ada di wilayah Jawa Timur perlu adanya pengerukan, agar bisa kembali lancar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan pihaknya kesulitan untuk melakukan pengerukan, karena ada regulasi yang mewajibkan daerah meminta izin pengerukan terlebih dahulu ke pusat melalui Kementerian PUPR.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan jikalau regulasi ini perlu dibenahi dan pihaknya pun ingin diberikan wewenang untuk melakukan pengerukan sungai untuk mencegah banjir. 

Baca Juga:  Warga Kebonsari Kulon yang Edarkan Pil Trex Dibekuk Polisi

“Memang perlu ada revisi dari regulasi. Kalau kabupaten/kota, provinsi bisa melakukan pengerukan mestinya diberi kewenangan pengerukan,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Ia mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan revisi regulasi pada Kementerian PUPR.

“Jadi, tidak usah menunggu persetujuan dan anggaran dari PUPR. Nantinya, jika ada daerah yang telah memiliki anggaran, bisa langsung melakukan pengerukan sungai. Pendangkalan sungai yang masuk kategori nasional, itu masuk kementerian PUPR. Sudah beberapa kali kami menyampaikan supaya ada revisi regulasi, karena Indonesia ini sangat luas. Kalau misalnya Mojokerto punya anggaran pengerukan di mana, Pemprov punya anggaran di mana, Surabaya punya anggaran di mana, kalau kewenangan itu bisa dilegalkan. Kita bisa bareng-bareng,” jelas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga:  Rayakan Ultah Ke 37 Tahun, SMAN 12 Surabaya Helat Pertandingan Voli dan Basket

Khofifah juga meminta perwakilan mahasiswa KKN dari 16 PTN se – Jatim ikut melaporkan jika menemui adanya pendangkalan sungai. 

“Jadi teman-teman yang KKN kalau menemukan pendangkalan, mereka bisa merekomendasikan ke kabupaten misalnya, ke kota yang dilewati atau ke Pemprov, kita bisa solve the problem“, tambahnya.

Khofifah mencontohkan di Surabaya misalnya, Sungai Kalimas juga mengalami pendangkalan. Untuk itu, dia ingin menciptakan banyak wisata sungai. Jika sungai menjadi cantik, Khofifah berharap masyarakat akan segan membuang sampah ke sungai. (Sum/Tim)