Akhmad Bumi Jadi Lawyer Terbaik Indonesia Versi Indonesia Achievement Center

oleh -1.135 views
Akhmad Bumi, SH selaku Founder & General Chairman pada Firma Hukum ABP terpilih sebagai Top 50 Award 2019 versi Indonesia Achievement Center (IAC).

JAKARTA, suluhdesa.com – Akhmad Bumi, SH selaku Founder & General Chairman pada Firma Hukum ABP terpilih sebagai Top 50 Award 2019 versi Indonesia Achievement Center (IAC).

Akhmad Bumi terpilih sebagai salah satu Top 50 Award 2019 bidang Lawyer dan meraih penghargaan The Best Lawyer dan Law Firm Service Execellent of the Year 2019 pada malam penganugerahan yang di adakan di Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta pada Jumat (20/12/2019). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesia Achievement Center (IAC) bekerja sama dengan Tre Uno Event Management, penghargaan ini melibatkan tim juri dari dunia profesi yang kompeten.

Acara malam puncak pemberian anugerah Indonesia Top 50 Award 2019 dihadiri Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan, SE., M.P.P., Ph.D yang diwakili Ahmad Khudari, SE., M.Si dan para tamu undangan. Acara dimulai dari Registrasi Undangan, Foto Booth, Makan Malam, Hiburan, Pembukaan, Puncak Acara Penganugerahan, Door Prize sampai Foto Bersama.

Ahmad Khudari menjelaskan jika Indonesia Achievement Center (IAC) adalah lembaga independen dan terpercaya. Penerima penghargaan ini diharapkan dapat memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara khususnya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang lebih baik. Contohnya DKI Jakarta sebagai daerah yang memberi sumbangsih pertumbuhan ekonomi nasional 17,2%.

Baca Juga:  Pemerintah NTT Hadir untuk Perhatikan Lansia Di Seluruh Wilayah NTT

“Kepada penerima Top 50 Award 2019, ajang ini diberikan kepada mereka yang berprestasi dan telah dinilai dan diamati oleh tim juri independen. Saya ucapkan selamat kepada penerima penghargaan, agar lebih mengukir prestasi yang lebih baik ke depan,” katanya.

Rere Swastika Tanjung selaku penyelenggara dari Indonesia Achievement Center (IAC) menjelaskan penerima anugerah sebagai Top 50 Award 2019 telah memenuhi syarat untuk menerima anugerah ini. Penghargaan ini diberikan kepada para Lawyer terbaik, para Notaris, pelaku usaha / bisnis serta pelaku dunia pendidikan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para sponsor dalam event ini. Pemberian penghargaan ini sebagai motivasi dan diharapkan pelayanan yang lebih profesional dibuat lebih prima di masa akan datang. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang dan yang terbaik yang telah dinilai,” ucapnya.

Akhmad Bumi dipercaya untuk memberikan sambutan di puncak penganugerahan Indonesia Top 50 Award 2019. Dalam sambutannya, secara singkat Bumi menjelaskan jikalau kebutuhan jasa hukum Advokat di luar proses peradilan makin meningkat seiring berkembangnya kebutuhan hukum masyarakat dalam memasuki kehidupan yang kian terbuka dalam pergaulan antar bangsa dan negara.

Kata Bumi, melalui pemberian jasa konsultasi, negosiasi maupun dalam pembuatan kontrak-kontrak dagang, profesi Advokat ikut memberi sumbangan berarti bagi pemberdayaan masyarakat serta pembaharuan hukum nasional khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan, termasuk dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Baca Juga:  Waspada, Sudah 431 ODP Covid-19 di Provinsi NTT

“Profesi advokat itu profesi yang sarat idealisme. Idealisme terletak pada tanggung jawab profesi di bidang hukum. Tanggung jawab profesi merupakan satu subyek dalam sistem hukum. Karena tanggung jawab negara dalam mengatur kehidupan warga bangsa semakin berkurang, pada saat bersamaan peran profesi sebagai pranata masyarakat akan terus meningkat, sejalan beriring. Status dan peran yang besar menuntut tanggung jawab yang besar pula. Tanggung jawab yang besar menuntut keahlian yang tinggi dan profesional,” tutupnya.

Sekilas Tentang Akhmad Bumi

Akhmad Bumi yang mendapat penghargaan sebagai Indonesia Top 50 Award 2019 versi Indonesia Achievement Center (IAC) adalah seorang Advokat yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Perjalanan menjadi Lawyer cukup panjang dan berliku setelah menyelesaikan study S1 hukum di Fakultas Hukum Universitas 45 Makasar pada tahun 2000. Bumi yang sejak tahun 1998 sampai 2001 bergabung di Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sulawesi Selatan pimpinan Hendardi ini, semasa mahasiswa aktif di berbagai organisasi intra dan ekstra kampus. Aktif dalam pembelaan atau pendampingan bagi pencari keadilan baik melalui PBHI, pengacara praktek, advokat hingga mendirikan Firma Hukum Akhmad Bumi & Partners (ABP) dan sebagai Founder & General Chairman. Bagi Bumi, sebagai Advokat adalah panggilan jiwa.

Akhmad Bumi lahir dan tumbuh dari latar belakang keluarga sederhana. Lahir di Dolulolong, sebuah kampung kecil yang jaraknya puluhan kilometer dari Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 6 Juli 1974.

Hidup sederhana, jauh dari kemewahan tidak membuat Akhmad Bumi berhenti memiliki cita-cita dan tekad menjadi orang yang berhasil di masa depan. Saat ini menjadi seorang advokat yang terbilang sukses, menangani kasus dengan segala variasi dan dinamika dibanyak daerah. Tidak jarang kasus-kasus yang ditangani kerap berbeturan dengan kekuasaan jika kasus yang ditangani terkait hak-hak orang kecil dan lemah yang tidak memiliki akses pada kekuasaan.

Baca Juga:  Peran Aktif Pengelola Tol KKDM dalam Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Aktif dalam kampanye gerakan anti korupsi, tidak henti-hentinya bersuara lantang tentang berbagai tindakan korupsi di Indonesia. Tahun 2015, mendaftar sebagai calon komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tembus 40 besar dari 611 orang yang mendaftar waktu itu, tapi nasib baik belum berpihak kepadanya. Perjalanan hidupnya sampai meniti keberhasilan, semuanya dilalui dengan penuh kerja keras, suka duka dan jalan berliku. (yohan/tim).