Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Pemprov Jatim Percepat Pembangunan

oleh -242 views
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin, melakukan rapat terbatas dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis (19/12/2019).

SURABAYA, suluhdesa.com – Komisi IV DPR RI mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan percepatan di sektor pertanian, peternakan dan maritim dengan melakukan sinkronisasi bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota.

Untuk itu Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin, melakukan rapat terbatas dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis (19/12/2019).

“Jatim ini mayoritas rakyatnya adalah petani dan nelayan, sebagaimana saya anak Jawa Timur dan banyak anggota Komisi IV yang berangkat dari Jatim, bersama-sama menjawab keluhan masyarakat agar rakyat di Jatim ini khususnya di bidang maritim dan pertanian bisa tersenyum,” ucap Hasan Aminuddin, saat ditemui Media SULUHDESA.COM usai rapat.

Baca Juga:  Polres Probolinggo Kota Backup Pemberlakuan Jam Malam di Kota Probolinggo

Hasan Aminuddin menjelaskan, Pemprov Jatim hendaknya bisa melakukan sinkronisasi untuk membuat kebijakan yang bisa diusung bersama-sama menggunakan APBD kabupaten/kota, APBD Provinsi Jatim dan APBN. Ia mencontohkan di Dapilnya, Dapil Jatim II (Probolinggo, Kabupaten Probolinggo Pasuruan, dan Kota Pasuruan) yang banyak masyarakatnya bekerja sebagai peternak sapi perah.

“Secara geografis cocok, masyarakatnya juga hobinya berternak, tapi kurang modal, ini kan butuh untuk ditangani bersama-sama. Sapinya dari bupati, kandangnya Pemprov dan APBN dari pemerintah pusat akan melakukan pelatihan profesional, karena peternak ini biasanya masih tradisional sehingga hasilnya tidak optimal. Itulah gambaran kebijakan inovatif dan gambaran inspirasi percepatan masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga:  Masyarakat Tiris Terima Bantuan Sembako dan Bibit Alpukat

Hasan Aminuddin juga menyampaikan bahwa saat ini komoditas hasil perkebunan, pertanian dan kemaritiman dari Indonesia banyak yang bisa diekspor ke luar negeri, pernyataan tersebut, untuk menjawab isu yang sering disampaikan oleh banyak pihak bahwa Indonesia selalu diidentikkan sebagai negara pengimpor.

“Padahal kita sering juga melakukan ekspor tapi tidak terdengar oleh rakyat, dari Jawa Timur saja, saya baru menghadiri pelepasan ekspor kopi, sarang burung dan komoditas lainnya ke Taiwan, Eropa dan Amerika,” tutupnya. (Sum/Tim)