182 Warga Kunjir-Lampung Terima Sertifikat Tanah

oleh -249 views
182 Warga Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung menerima Sertifikat Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada hari Kamis (19/12/2019).

LAMPUNG, suluhdesa.com – 182 Warga Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung menerima Sertifikat Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada hari Kamis (19/12/2019).

Menurut Yusron selaku Pokmas di Desa Kunjir menjelaskan bahwa masyarakat yang membuat sertifikat melalui program PTSL tahun ini sebanyak 182 pemohon.

“182 itu beragam. Ada yang membuat sertifikat permukiman, ada juga perkebunan,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Lamsel dan Polsek Penengahan Menggelar Family Gathering di Minang Rua

Proses pembuatan sertifikat tahun ini juga terbilang cepat karena hanya memakan waktu 8 bulan. Tidak seperti program pada tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah proses dari awal sampai akhir tidak menuai kendala sehingga cepat,” tambahnya.

Lanjut Yusron mengatakan jikalau untuk biaya administrasi mengikuti aturan dari pemerintah dan kesepakatan dengan masyarakat pemohon yang ada yakni sebesar Rp. 200.000 per pemohon.

“Itu bagi yang persyaratannya lengkap. Kalau belum lengkap, pemohon agar melengkapi terlebih dahulu berkas pengajuannya,”jelasnya.

Baca Juga:  Warga Semanak-Lampung Gembira Karena Jalan Menuju Kebun Dirabat Beton

Sementara Sekretaris Desa Kunjir MHD. Nur, Ar menjelaskan bahwa masyarakat saat ini yang belum memiliki sertifikat sebanyak 20% untuk permukiman, sedangkan untuk pertanian dan perkebunan saat ini baru sebagian kecil yang memiliki sertifikat.

“Untuk program-program tahun berikutnya akan kita dorong dan ajukan terus agar semua masyarakat Desa Kunjir memiliki sertifikat, baik untuk permukiman atau pun perkebunan dan pertaniannya,” tukasnya.

Baca Juga:  19 Tumpeng Tandai Penutupan Pameran Pembangunan Desa di Lampung

Sedangkan Rudiyanto salah satu warga pembuat sertifikat bersyukur atas adanya program ini, sebab permukiman dan lahan perkebunan miliknya sudah memiliki surat sertifikat.

“Jika tidak ada program ini belum tentu kami bisa membuatnya karena biaya administrasinya sangatlah besar. Alhamdulillah berkat program PTSL ini tanah milik saya sudah memiliki surat resmi atau sertifikat.” tutupnya. (Iwan/Saf)