Pelaku Penggelapan dengan Modus Sewa Mobil di Mojokerto Diciduk Polisi

oleh -318 views
Anggota Satuan Reskrim Polresta Mojokerto mengamankan seorang bernama Raden Yudi Ariyanto (45) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit kulon, Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Yudi melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus melakukan sewa mobil.

MOJOKERTO, suluhdesa.com – Anggota Satuan Reskrim Polresta Mojokerto mengamankan seorang bernama Raden Yudi Ariyanto (45) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit kulon, Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Yudi melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus melakukan sewa mobil.

AKP Ade Warokka, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Yudi (pelaku) pada Jumat (13/12/2019) pukul 14.30 wib.

“Dari hasil pemeriksaan, terbukti pelaku telah melakukan penipuan dan penggelapan mobil rental,” ungkapnya kepada Media SULUHDESA.COM pada hari Selasa (17/12/2019).

Baca Juga:  Kontainer Terbakar Di Surabaya, Satu Korban Warga NTT

Kasus ini berawal dari laporan Miftahul Anwar Hidayat (38) warga Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto pada 31 Mei 2019 silam. Pelaku dilaporkan telah melakukan penipuan dan penggelapan dengan modusnya melakukan sewa mobil rental.

“Korban merupakan pengusaha rental mobil, pada 30 April 2019, pelaku datang untuk menyewa mobil Toyota Avanza. Antara keduanya tidak ada perjanjian secara tertulis, hanya perjanjian lisan dan saling percaya dengan masa waktu sewa selama 3 hari. Pelaku membayar uang sewa Rp750 ribu”, katanya.

Baca Juga:  Tersengat Tawon, Petugas Pemadam Kebakaran Surabaya Dilarikan Ke Rumah Sakit

Yudi menambahkan setelah menyewa mobil sampai jatuh tempo, uang sewa belum juga dibayar, sehingga pemilik rental mulai curiga dan mengecek GPS unit mobil tersebut. Saat dicek mobil berada di Kalianak 55L Depo Container Temas Line Kota Surabaya.

“Pelaku mengaku mobil tersebut disewakan kepada warga Desa Kalijaring, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto tetapi tidak mempunyai bukti penyerahan unit. Hingga saat ini, keberadaan mobil tersebut tidak diketahui. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp160 juta,” jelasnya.

Baca Juga:  Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke 274 Tahun, Pemkab Ziarah ke Makam Bupati Pertama

Polisi berhasil mengamankan pelaku dan juga barang bukti berupa BPKB mobil Toyota Avanza nopol S 1489 SR. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Kini pelaku meringkuk di balik jeruji besi untuk proses hukum ke depannya. (Sum/Tim)